Konjen AS Berkolaborasi dengan UPN Veteran Jatim Kenalkan Peace Corps, Gelar Sederet Acara Berikut!
Konsulat Jendral (Konjen) Amerika Serikat perkenalkan program volunteer Peace Corps Indonesia, Kamis (20/6/2019) Siang.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Melia Luthfi Husnika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmasnyah
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Konsulat Jendral (Konjen) Amerika Serikat perkenalkan program volunteer Peace Corps Indonesia, Kamis (20/6/2019) Siang.
Perkenalan program Peace Corps Indonesia tersebut digelar di Ruang Pleno Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jatim.
Bekerjasama dengan UPN Veteran Jatim, volunteer Peace Corps asal Amerika Serikat akan memberikan sederet pelatihan akademis, jurnaslistik, penulisan literatur.
• KonJen AS di Surabaya Luncurkan Program untuk Mahasiswa Kuliah di AS
Tak hanya itu, para volunteer di bawah naungan Konjen Amerika Serikat ini juga mengadakan lomba menulis di ajang yang bernama the WriteOn! Indonesia Conference of Champions 2019.
Peace Corps sendiri merupakan agensi yang dinaungi oleh Pemerintah Amerika Serikat yang berisikan para volunteer.
Lebih dari 7000 volunteer Peace Corps saat ini sudah terdaftar di 65 negara di dunia.
Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Mark McGovern menjelaskan, Peace Corps merupakan gerakan dari manusia untuk manusia yang akan membantu menyediakan sumber daya dengan membangun sebuah komunitas.
• Protes Penembakan Masjid Selandia Baru, 1000 Massa Solidaritas Geruduk Konjen Australia di Surabaya
"Volunteer Peace Corps ini merupakan orang-orang berkewarganegaraan Amerika Serikat. Syarat menjadi volunteer harus berusia minimal 18 tahun dan tidak ada batas umur maksimal," kata Mark McGovern di UPN Veteran jatim, Kamis (20/6/2019).
Para volunteer Peace Corps di Indonesia ini merupakan mahasiswa yang berasal dari berbagai jurusan atau bidang studi yang berbeda.
"Volunteer Peace Corps ini akan berada di Indonesia selama 11 minggu. Mereka harus bisa menyelesaikan program bahasa, budaya, hingga training atau pelatihan tertentu," jelas Mark.