Internasional
Pecandu Narkoba Tobat Jadi Miliarder, Dulu Dekil Seperti ini, Kini Lihat Perubahannya
Matanya sayu, tampangnya sangat lusuh dan dekil. Siapa sangka, garis nasib membuat hidupnya berubah.
Penulis: Aji Bramastra | Editor: Aji Bramastra
Tahun 2003, kehidupannya berubah.
Dia masuk penjara.
Keluar dari penjara, ia jatuh miskin karena kecanduan narkoba, sampai-sampai menjadi tunawisma.
"Ketika itu aku berpikir hidupku sudah selesai. Orang-orang mengatakan aku sudah habis. Hidupku benar-benar ada di titik paling dasar," kata Rafiti.

Tahun 2007, Ia tobat sebagai pemadat, setelah temannya mengenalkannya pada jus dan makanan bernutrisi.
Menurut Rafiti, ia mendapartkan keajaiban.
Efek dari jus itu terhadap kekuatan tubuhnya, berjalan sangat cepat.
Ganti ketagihan jus, Rafiti pun berusaha membuat sendiri.
Ia lalu mendedikasikan hidupnya di rumah rehabilitasi narkoba.
Rafiti kemudian terinspirasi membuat jus dan membagikannya kepada penghuni rehabilitasi.

Tak disangka, banyak orang menyukai jusnya.
Ia pun menjualnya dari skala kecil, sampai menjadi miliarder seperti sekarang ini.
Yang luar biasa, ia merekrut para pecandu, sebagai karyawan perusahaan jusnya.
Ia membuat mereka berhenti dari narkoba, hingga akhirnya memulai hidup baru.
Khalil Rafiti memberi bukti, semua orang yang pernah terpuruk di dasar kehidupan sekalipun, tetap memiliki peluang bila mau berusaha untuk bangkit.
