Breaking News

Teror Bom Molotov, Anggota DPR RI Kunjungi Rumah Khamsun, Ini Tujuannya

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Viva Yoga Mauladi mendatangi rumah Khamsun, ketua DPD PAN Kabupaten Gresik, Jawa Timur di Jalan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/Mohammad Romadoni
Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi 

 TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Viva Yoga Mauladi mendatangi rumah Khamsun, ketua DPD PAN Kabupaten Gresik, Jawa Timur di Jalan Marabahan Nomer 30 Desa Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (23/3/2017) malam.

Viva Yoga Mauladi, sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku, kehadirannya di rumah Khamsun untuk mengetahui kondisi rekannya pasca aksi teror pelemparan molotov di rumah Khamsun.

Ia mengencam perbuatan oknum penebar teror yang telah mengancam nyawa Khamsun beserta sekeluarga itu.

“Pertemuan ini juga dimaksudkan untuk memberikan dukungan secara moral serta keprihatinan terhadap kejadian yang sudah dialami Bapak Khamsun sekeluarga,” ujar Viva Yoga Mauladi kepada TribunJatim.com.

Baca: Polres Gresik Libatkan Jatanras Polda Jatim Untuk Memburu Pelaku Teror Bom Molotov

Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Pusat itu juga mendesak pihak kepolisian Polres Gresik beserta jajarannya agar mengusut tuntas kasus yang telah menodai kebebasan demokrasi ini.

Pihaknya percaya dengan kemampuan dan profesionalisme polisi bakal bisa mengungkap kasus ini. Dan sekaligus, menangkap pelaku dan menguak siapa 'dalang' intelektual dibalik aksi teror tersebut.

“Polisi agar secapatnya menangkap pelaku pelemparan molotov yang sudah membahayakan keselamatan Khamsun,” pintanya.

Pantauan kepada TribunJatim.com, di lokasi terlihat Yoga panggilan akrabnya berbincang dengan Kapolres Gresik Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Boro Windu Danandito di depan teras kediaman Khamsun.

Keduanya tampak akrab saat mengobrol terkait perkembangan penanganan kasus aksi teror molotov yang telah membuat resah ini.

Perlu diketahui, kediaman Khamsun dilempar bom molotov yang dibalut tas rangsel oleh oknum tak bertanggung jawab, pada Senin (20/3/2017) pukul 00.30 WIB.

Korban bersama istri dan tiga anaknya berada di dalam rumah saat molotov meledak dan mengeluarkan api yang membakar kanopi teras rumahnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved