Wow, Peserta Turnamen Catur Junior Ini Mampu Kalahkan Master Internasional, Ternyata Masih SMP
Turnamen Catur Perang Bintang memperebutkan Said Abdullah Cup digelar di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Turnamen Catur Perang Bintang memperebutkan Said Abdullah Cup digelar di Asrama Haji, Sukolilo, Surabaya
Turnamen tersebut terbagi menjadi dua kategori, Junior dan Senior.
Catur Adi Sagita (15) adalah seorang peserta kompetisi yang sebenarnya secara umur masuk dalam kategori Junior, namun ia memilih untuk bertanding di kategori senior.
"Ingin menambah ilmu dan pengalaman," ujar Catur, kepada TribunJatim.com, Minggu (26/3/2017).
Kategori senior memang kompetisi terbuka, sehingga siapa saja bisa mengikutinya.
Berbeda dengan kategori junior yang sudah melalui seleksi peserta dari masing-masing Korwil.
Baca: Turnamen Catur Perang Bintang Surabaya, Ada Junior yang Bisa Lawan Senior Juga Lho
Meski begitu, bukan berarti Catur tidak lolos seleksi di Korwilnya, ia memang menginginkan berlaga di kategori senior.
Bahkan di kategori senior, ia sudah berhasil mengalahkan beberapa lawannya yang lebih tua.
Tak tanggung-tanggung Catur mengalahkan dua seniornya.
Ada yang bergelar Master Nasional, dan Mohammad Ervan yang bergelar Master Internasional (MI).
"Sama saja, saya juga belum tentu juara di kategori Junior," ucap Catur Adi Sagita yang merupakan siswa kelas IX di SMPN 1 Pacitan, Jawa Timur.
Ia bercita-cita untuk memperoleh gelar Grand Master
Orangtuanya juga mendukung keinginannya tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/catur-adi-sagita_20170326_180124.jpg)