Agar Harga Albumin Sari Ikan Gabus Murah dan Gakin Bisa Beli, Slamet Bikin Terobosan Tak Wajar Ini
Harga human albumin di pasaran pernah mencapai Rp 1,5 juta per ampul. Sehingga sangat memberatkan masyarakat kurang mampu dan mereka bisa membelinya.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bermula dari rasa prihatin mahalnya harga human albumin, membuat Slamet Pudjianto menciptakan albumin dari ekstrak sari ikan kutuk atau ikan gabus.
Usaha rumahan warga Blitar itu kini meraih sukses karena permintaan albumin dari sari ikan kutuk terus meningkat. Permintaan berdatangan dari berbagai kota di Indonesia.
Pada tahun 2007, harga human albumin di pasaran sudah mencapai Rp 1,5 juta per ampul. Mahalnya harga albumin itu tentu sangat memberatkan masyarakat kurang mampu.
Padahal untuk mempercepat penyembuhan penyakit, pasien butuh asupan ekstrak albumin.
"Kami kasian sekali pada keluarga pasien kurang mampu. Mahalnya albumin menguras ekonomi keluarganya," ungkap Slamet mengenang awal merintis usahanya.
Kondisi itu membuat Slamet berupaya membuat ekstrak albumin dari ikan terutama ikan gabus atau ikan kutuk.
"Kami mulai 2008 sampai 2011 melakukan penelitian untuk mendapatkan ekstrak albumin dari ikan gabus," jelasnya.
Kini ekstrak albumin hasil penelitian Slamet telah banyak dipasok ke sejumlah rumah sakit di Jatim.
Hasilnya dari penjelasan dokter dan paramedis juga sangat signifikan bagi penyembuhan pasien yang mengonsumsi albumin.
Slamet mengaku tidak terlalu sulit mendapatkan bahan baku ikan gabus. Karena selama ini pihak perikanan banyak memberikan bantuan untuk memasok bahan bakunya.
Daerah penghasil ikan gabus yang selama ini mamasok bahan baku dari petani ikan di daerah Blitar, Madiun, Sidoarjo serta Lamongan.
Sedangkan pesanan albumin selain di Jatim, juga berdatangan dari berbagai kota di Indonesia.
Slamet menyebutkan Jayapura, Makasar, Balikpapan, Sumatera dan hampir seluruh kota di Jawa.
Namun Slamet mengakui masih membatasi produksi albumin buatannya. Termasuk setiap pengiriman juga dibatasi rata-rata hanya 100 paket. Satu paket albumin berisi 48 ml.
Sedangkan produksinya setiap bulan juga dibatasi tidak lebih dari 2.000 paket. Kebutuhan albumin dari ikan gabus ini sangat cocok untuk pasien pasca operasi dan penderita hepatitis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sari-ikan-kutuk-albumin_20170329_175122.jpg)