Ini Makna Tema dari Acara Istighosah Kubro NU Jatim

Istighosah Kubro NU Jatim yang digelar Minggu (9/4/2017) di GOR Delta Sidoarjo memiliki tema besar Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurulloh (cahaya I

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/ Irwan Syairwan
Tampak panggung di Stadion Gelora delta Sidoarjo, Sabtu (8/4/2017) 

 TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Istighosah Kubro NU Jatim yang digelar Minggu (9/4/2017) di GOR Delta Sidoarjo memiliki tema besar Mengetuk Pintu Langit, Menggapai Nurulloh (cahaya Ilahi).

Tema tersebut memiliki makna mendalam, yaitu harapan akan limpahan rahmat Tuhan YME bagi NKRI, Sabtu (8/4/2017).

Wakil Ketua PCNU Sidoarjo, KH Moh Kirom, mengatakan istighosah yang juga untuk merayakan Hari Lahir (Harlah) NU ke-94 ini untuk mengharapkan petunjuk Tuhan YME dengan berdoa bersama.

"Inti doa yang kami panjatkan nanti untuk keselamatan bangsa dan negara," kata Kirom kepada TribunJatim.com.

Secara pribadi, Kirom menuturkan maraknya aksi radikalisme yang belakangan mencuat menjadi kekhawatiran warga Nahdiyin jika hal itu dapat merusak bahkan menghancurkan NKRI.

Baca: Acara Istighosah Kubro NU Jatim Berlangsung selama Tiga Jam

Apalagi, agama dijadikan kendaraan politik sejumlah oknum untuk meraih kekuasaan.

"Pada istighosah ini juga, kami warga Nahdiyin menyatakan kesetiaan penuh terhadap Pancasila dan NKRI," sambungnya.

Kirom menerangkan Jatim akan menggelar pesta demokrasi Pilgub Jatim 2018 mendatang. Dari doa bersama 500.000 warga NU Jatim ini, diharapkan event politik itu akan berjalan aman dan kondusif.

Secara pribadi Kirom ingin Pilgub Jatim 2018 tak seperti Pilgub Jakarta yang dinilai sudah tak sehat karena banyaknya isu agama yang disimpangsiurkan.

Kirom menegaskan gerakan radikal ormas keagamaan di Sidoarjo tidak akan berkembang. Beberapa waktu lalu GP Ansor dan Banser NU Sidoarjo mencegah masuknya ormas keagamaan yang tak mendukung Pancasila melintasi wilayah Kota Delta. Bahkan, acara ceramah seorang dai yang dinilai tak toleran pun juga bisa dicegah.

"Dari istighosah ini, kami mengharapkan cahaya Alloh SWT, yaitu bisa berupa keselamatan, keamanan, persatuan, rahmat, rizki, dan hal lain yang positif, untuk kelangsungan Indonesia," jelasnya kepada TribunJatim.com .

Ketua DPRD Sidoarjo, Sulamul Hadi Nurmawan, menambahkan pihaknya percaya istighosah ini akan semakin menyolidkan warga Nahdiyin secara umum, terutama di Jatim, dari radikalisme agama yang belakangan marak mencuat.

"Dari istighosah ini, insya allah, akan semakin memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Terutama di kalangan warga Nahdiyin," imbuh Nurmawan.(Surya/Irwan Syairwan)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved