Punya Sejarah Unik, Masjid Kemayoran Surabaya Pernah Dipindahkan Belanda Karena Hal Ini
Sebagai kota yang sudah lama berdiri, dan menjadi lokasi penyebaran Islam, Surabaya memang memiliki berbagai situs bersejarah.
Penulis: Adeng Septi Irawan | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Adeng Septi Irawan
TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - Sebagai kota yang sudah lama berdiri, dan menjadi lokasi penyebaran Islam, Surabaya memang memiliki berbagai situs bersejarah.
Di antaranya Masjid Rahmat Kembang Kuning, serta Masjid Ampel.
Selain itu, Surabaya juga memiliki satu masjid lagi yang sarat akan nilai sejarah, yaitu Masjid Kemayoran.
Abdul Hari pengurus Masjid Kemayoran mengatakan berdasarkan sejarah, masjid tersebut sudah ada sejak tahun 1776.
Hari melanjutkan, awalnya masjid itu memiliki bangunan utama sebagai tempat untuk beribadah, dan dua menara yang berada di sisi kiri dan kanan.
Baca: Secuil Cerita Warga Tionghoa dari Kampung Tambak Bayan Surabaya
Namun, saat ini menaraa yang ada di Masjid Kemayoran hanya tinggal satu.
"Kurang lebih tahun 1850 kata pengurus sebelumnya menara di sisi kiri runtuh akibat tersambar petir, sehingga saat ini masjid hanya punya satu menara," kata Hari kepada Tribunjatim.com, Sabtu (8/4/2017).
Di dinding bagian dalam Masjid terdapat prasasti yang terbuat dari logam bertuliskan aksara Jawa yang dibuat pada masa pemerintahan Tumenggung Kromojoyo Dirono.
Pilar-pilar didalam masjid dengan ornamen kayu khas Jawa terlihat menghiasi setiap sisinya.
Sedangkan lorong masjid berbentuk bundar yang mirip dengan bangunan khas Belanda.
Hari mengungkapkan, arsitektur bangunan Masjid Kemayoran merupakan perpaduan antara Jawa, dan Belanda, serta dibangun oleh seorang arsitek berkebangsaan Belanda bernama Van Willem Bartolomeus War De Nar sekitar tahun 1786 sampai 1869.
Masjid Kemayoran sebelumnya berlokasi di sekitar Tugu Pahlawan yang waktu itu bernama Suropringgo.
Namun, setelah terjadi pertikaian dengan pemerintah Belanda, hingga mengakibatkan gugurnya pejuang muslim bernama Kiai Badrun akhirnya Belanda sepakat untuk memindahkan lokasi masjid ke lahan milik tentara Belanda berpangkat mayor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/masjid-kemayoran-surabaya_20170408_182905.jpg)