Driver Taksi Online Takut Terjadi Pungli Saat KIR, Pakde Karwo : Dijamin Bersih
Pakde Karwo mengatakan bahwa nantinya pelaksanaan KIR (uji kelaikan kendaran angkutan) dijamin bersih.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pada pertemuan dengan Asosiasi Driver Online (ADO), Gubernur Jawa Timur, Soekarwo atau Pakde Karwo mengatakan bahwa nantinya pelaksanaan KIR (uji kelaikan kendaran angkutan) dijamin bersih.
Hal itu disampaikannya pada pertemuan dengan Asosiasi Driver Online (ADO) di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (10/4/2017).
Baca: Driver Taksi Online Minta Jatah Beroperasi di Tempat Umum, Begini Komentar Pak De Karwo
Pasalnya, para driver taksi online takut bila terjadi pungli pada pelaksanaan KIR di Samsat.
"Dijamin bersih. Bayarnya sesuai struk yang diberikan," ujar Pakde Karwo.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim, Wahid Wahyudi yang ikut mendampingi Pakde Karwo menjelaskan bahwa biaya KIR relatif murah, tidak seperti yang diutarakan oleh driver online yang bisa mencapai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah.
Ia memberikan contoh di Surabaya yang sudah menggunakan teknologi paling canggih di Indonesia.
"Retribusinya cuma Rp 11 ribu, biaya uji KIR enam bulan sekali Rp 65 ribu. Untuk kota lain biayanya tidak jauh berbeda, seperti Sidoarjo biaya KIR-nya Rp 75 ribu," jelas Wahid.
Wahid juga mempersilakan driver online untuk datang ke kantor Dinas Perhubungan jika mengalami masalah dan kesulitan untuk masalah KIR.
Dalam acara tersebut selain Wahid Wahyudi, Pakde Karwo juga didampingi oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal.
Baca: Temui Sopir Taksi Online, Pakde Karwo Tantang Mereka Lakukan Hal ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pak-de-karwo-kadishub-jatim-dan-kapolrestabes-surabaya_20170411_074835.jpg)