Jalan Poros Desa di Lamongan Hancur Dibiarkan Saja, Warga Protes Dinas PU Bina Marga
Warga menuntut perbaikan jalan poros desa strategis yang rusak parah dan hancur segera direalisasikan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga Desa Gendongkulon, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan melurug Kantor Dinas PU Bina Marga setempat, Rabu (3/5/2017).
Mereka menuntut perbaikan jalan poros desa strategis segera direalisasikan. Pasalnya jalan sepanjang 4 kilometer tersebur rusak parah dan sudah hancur.
Kedatangan sebanyak 14 orang perwakilan desa ini merupakan tindak lanjut rencana demo pada Senin (1/5/2017), yang digagalkan Kesbangpol dan Kecamatan.
Konsekuwensinya saat itu, Kepala Kesbangpol Sudjito yang hendak mempertemukannya dengan dinas terkait.
Hancurnya jalan desa yang menghubungkan desa dengan Kota Babat itu memang teramat parah.
"Alhamdulillah pertemuan kita hari ini direspon dan hasilnya dinas akan mengalokasikan dana PAK untuk perbaikan jalan," kata Ketua Karang Taruna Budi Utomo, Chamim David Irawan.
Baca: Gara-gara Jalan Rusak, Warga Rela Tanggalkan Julukan Desa Pancasila yang Disandang
Dalam pertemuan di ruang Kadis Dinas PU Bina Marga lima orang perwakilan diterima Kadis PU Bina , Eko Agus Triandono didampingi Kepala Desa Gendongkulon, Karlan.
Dalam pertemuan itu diungkapkan sejumlah tuntutan, diantaranya warga minta jalan poros strategis yang menghubungkan Gendongkulon - Plaosan itu segera diperbaiki pada 2017.
Apalagi sudah ada kejelasan kalau jalan yang hancur itu ada jalan strategis yang nota banenya tanggungjawab pemerintah daerah.
"Ini harus diperhatikan pemerintah,"tandas Chamim.
Massa yang datang dengan pengendara mobil Isuzu Elf nopol S 7926 J juga meminta kejelasan tentang program ring road yang akan melintasi wilayah mereka yang diprogramkan oleh bupati sebelumnya.
Terkait jalan poros strategis, tandas Chamim, jika janji Dinas PU Bina Marga itu tidak diwujudkan pada 2017 ini, warga memastikan akan menggelar demo besar-besaran.
"Kalau tidak ada realisasinya, kami warga akan mengadakan aksi demo besar - besarnya,"tandasnya.
Massa yang dilibatkan adalah gabungan dari empat desa, yakni Desa Gendongkulon, Kuripan, Sogo dan Plaosan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/warga-lamongan-protes-jalan-rusak_20170503_130820.jpg)