Petani Bangkalan Manfaatkan Air Melimpah untuk Mengatrol Harga Gabah
Melimpahnya ketersediaan air di lahan persawahan Desa Langkap, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan dimanfaatkan betul oleh para petani setempat.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Ahmad Faisol
Para petani Desa Langkap mulai melakukan masa tanam kedua di bulan Mei. Mereka memanfaatkan pasokan air melimpah yang tidak dimiliki para petani di desa lainnya
Baca: Belum Bayar Proyek Alun alun Pejabat BLH Dilaporkan Kejaksaan Madiun
Keberadaan total lahan pertanian seluas sekitar 126.931,4 hektare, dengan rincian 29 ribu lahan sawah dan sisanya lahan kering. Dengan lahan sawah seluas itu, produksi padi Kabupaten Bangkalan mencapai rata - rata 250 ribu ton per panen.
Fanani menambahkan, Kabupaten Bangkalan telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Lahan Pertanian untuk melindungi dan memberikan batasan dalam pengembangan pembangunan di Kabupaten Bangkalan.
"Setelah Jembatan Suramadu diresmikan, ada beberapa hektare lahan pertanian yang dialih fungsikan. Namun kami imbangi dengan penambahan area tanam baru," pungkasnya. (Surya/ Ahmad faisol)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-bangkalan-petani-menanam-padi-bareng-tni_20170528_185538.jpg)