Horee . . . Tol Gempol-Pasuruan Mulai Beroperasi, Catat Tanggal dan Waktunya

Pengoperasian tol Gempol-Pasuruan ini dilakukan sesuai dengan perintah Pemerintah Pusat.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Mujib Anwar
SURYA/M TAUFIK
Pintu masuk tol Gempol - Pasuruan seksi 1 yang akan dibuka mulai Senin (19/6/2017). 

Nah, pengguna jalan akan dibebankan biaya saat melewati jalan tol Bangil - Rembang, atau Tol Gempas seksi 1 B.

"Kami bersyukur, atas dukungan Pemkab Pasuruan, akhirnya seksi 1A bisa selesai sesuai target yakni digunakan untuk jalur mudik. Tol ini masih gratis kok," tandasnya.

Baca: Pembangunan Tol Malang - Pandaan dari Sisi Cemorokandang Dimulai, ini Proses dan Tahapannya

Sekadar diketahui, Gempol-Pasuruan sepanjang 37,15 km, terdiri dari tiga seksi. Selain seksi 1, seksi 2 Rembang-Pasuruan sepanjang 8,1 km, mulai dikerjakan sejak Februari dengan progres 20 persen.

Untuk seksi 3 Pasuruan-Grati, sepanjang 12,15 km, baru dalam proses pembebasan lahan.

Bupati Pasuruan Irysad Yusuf mengatakan, pengecekan lapangan ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa Jalan Tol Gempas ini bisa dilewati untuk arus mudik.

"Siang ini, kami bersama semua pihak memastikan jalan yang akan digunakan untuk jalur mudik. Kami lihat kondisinya, dan semuanya. Ternyata memang sudah siap untuk digunakan arus mudik," ungkapnya.

Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan ini, menjelaskan, diharapkan dioperasionalkan jalan tol Gempas untuk seksi 1 A dan B ini dapat membantu perjalanan para pemudik mendatang.

"Semoga adanya jalan tol ini bisa membantu sekaligus menghindari kemacetan di Bangil dan sekitarnya. Diharapkan jalan tol menjadi solusi agar tidak terjebak kemacetan," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Gus Irsyad, diharapkan, jalan tol juga menjadi solusi agar perjalanan pemudik saat arus mudik ini nyaman, dan aman.

"Semoga mudiknya nyaman dan selamat sampai tujuan, Bisa merayakan lebaran dengan keluarga di kampung halaman, dan kembali ke perantauan dengan selamat," jelasnya.

Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan stakeholders terkait untuk mensosialisasikan agar kendaraan yang dari arah Surabaya menuju Pasuruan, atau sebaliknya, dilewatkan Jalan Tol. Menurutnya, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di Bangil.

"Nanti kami akan himbau kepada semuanya. Saya juga meminta bantuanm masyarakat untuk tidak sembarang melintas dan menyerang di jalan tol. Itu berbahaya buat dirinya sendiri dan pengguna jalan lainnya," pungkasnya. (Surya/Galih Lintartika)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved