Setelah Sembilan Jam, Tujuh Geng Motor yang Resahkan Warga ini Akhirnya Kena Batunya

Ulah geng motor ini sudah sangat keterlaluan dan meresahkan warga dan pengendara.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Mujib Anwar
SURYA/DONI PRASETYO
Tujuh anggota geng motor di Magetan yang meresahkan warga usai ditangkap polisi, saat berada di Mapolres Magetan, Jumat (23/6/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN - Polres Magetan menangkap tujuh anggota geng motor dan menyita 26 unit motor yang sebagian sudah di modifikasi, Jumat (23/6/2017).

Mereka digaruk dan ditangkap saat menggelar balapan liar di ruas jalur Jalan protokol Hasanudin, Kecamatan/Kabupaten Magetan, menjelang waktu makan sahur. Yakni, sekitar pukul 02.10 dini hari.

Kasubbag Humas Polres Magetan AKP Stevanus Suyatni mengatakan, karena banyaknya anggota geng motor yang menggelar balap liar, polisi hanya bisa menangkap sebagian saja dari mereka.

"Lainnya berhasil kabur saat polisi datang ke lokasi balap liar di jalan protokol yang biasa disebut Ndoyo tersebut," ujarnya, di dampingi KBO Lantas Iptu Suwardi kepada Surya, Jumat (23/6-2017).

Baca: Mau Buka Puasa, Pengusaha ini Tewas Tragis Dibacok Kawanan Geng Motor, Gara-garanya Sepele

Menurut AKP Suyatni, lokasi Ndoyo ini sering digunakan sejumlah geng motor berkumpul dan adu balap liar. Namun setiap polisi berusaha membubarkan acara geng motor yang membahayakan pengendara lain tersebut selalu bocor.

Padahal, warga di sekitar Ndoyo dan pengguna jalan sangat resah karena aksi dan keberadaan geng motor tersebut.

"Karena meresahkan warga, kami sering menerima telepon pengaduan akibat ulah anggota geng motor ini," jelas Suyatni.

Baca: Masyaallah, Pak Haji ini Tiap Hari Produksi dan Pasarkan 1 Ton Ikan Kering Berformalin

Untuk itu, keberhasilan menangkap tujuh orang anggota geng motor ini sangat diapresiasi.

Karena sebelum penangkapan dilakukan, polisi sebelumnya menunggu dan mengintai selama sekitar sembilan jam, sejak sore hingga dini hari.

"Baru sekitar pukul 01.00, anak anak motor yang seluruhnya masih usia belia (usia SMA) muncul berkelompok dan mulai blayer blayer mesin motornya," katanya.

Setelah beberapa balapan dilakukan, polisi mulai melakukan penangkapan. Tapi karena jumlah anggota motor lebih banyak, mereka banyak yang berhasil meloloskan diri, sebagian tidak sempat membawa motornya.

Baca: 27 Bocah SD/SMP ini Bentuk Geng Pencuri, Jaringannya Menggurita dan Aksinya Mencengangkan

Dari penangkapan itu Polisi berhasil membawa sejumlah motor yang sebagian sudah protolan dan beberapa pelaku serta mekaniknya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved