Maling Bobol Rumah Mewah di Kawasan Dharmahusada Indah, Polisi: Sudah Dipetakan Kelompoknya

Pembobolan brankas di sebuah kawasan elit lagi-lagi terulang di Kota Pahlawan.

Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Edwin Fajerial
TRIBUNJATIM.COM/ANI SUSANTI
AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga saat dimintai keterangan terkait kasus human trafficking online, Jumat (3/2/17). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pradhitya Fauzi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pembobolan brankas di sebuah kawasan elit lagi-lagi terulang di Kota Pahlawan.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga membenarkan bila dirinya mendapat laporan lembobolan brankas dari Polsek Gubeng.

Shinto mengatakan mengapa korban belum melapor secara resmi, namun bila berdasarkan aturan, pihak kepolisian belum bisa mengadakan olah tempat kejadian perkara (tkp) beserta identifikasi di Jalan Dharmahusada Indah Nomor 112 Surabaya, Jawa Timur itu.

"Anggota hanya melakukan pengecekan saja," terang Shinto, di kantornya pada Senin (3/7/2017).

Baca: Rumah Kosong Ditinggal Penghuninya ke Luar Negeri, Keadaanya Acak-akan, Ternyata . . .

Bila tentang dugaan pelaku, pria asal Medan itu belum dapat menyimpulkan.

"Selain belum bisa melakukan identifikasi, kami juga belum mengetahui pasti apa saja barang yang berhasil dicuri oleh pelaku," lanjutnya.

Dari kasus itu, Shinto menambahkan bila dirinya mengaku telah memetakan pelaku tersebut termasuk kelompok apa dan dari mana.

"Tapi kami telah mulai memetakan kelompok-kelompok pembobol rumah selama ini," imbuh Shinto.

Baca: Ditinggal Liburan, Rumah Dibobol Maling

Dari beberapa informasi yang diperoleh TribunJatim.com, rumah korban termasuk dalam kawasan rumah elit, namun disana tak ditemukan CCTV yang terpasang.

Sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved