Panen Raya Mitra Pabrik Gula Kebun Tebu Mas di Lamongan Bertabur Pejabat

PG KTM sebagai perusahaan besar diminta dapat memberikan manfaat yang besar pula bagi masyarakat.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
SURYA/HANIF MANSHURI
Bupati Fadeli, Wabup Kartika Hidayati dan Anggota Forkopimda saat panen raya tebu rakyat kemitraan dengan PG KTM di Desa Sumbersari Kecamatan Sambeng, Lamongan, Rabu (12/7/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Panen raya tebu rakyat kemitraan musim giling Pabrik Gula Kebun Tebu Mas (KTM) di Desa Sumbersari Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dimulai, Rabu (12/7/2017).

Produksi tebu yang selama ini hanya mencapai rata-rata 62,2 ton per hektar ditargetkan naik menjadi 100 ton per hektar.

“Kita jangan hanya puas dengan produksi tebu 62,2 ton per hektar. Saya berharap Pabrik Gula Kebun Tebu Mas memfasilitasi para petani tebu," harap Bupati Fadeli, saat menandai panen raya, Rabu (12/7/20177.

Targetnya, agar dapat meningkatkan produksi tebunya hingga dapat mencapai 100 ton per hektar.

Peningkatan produksi tersebut, salah satunya dapat dilakukan melalui penggunaan bibit dengan varietas yang unggul.

Baca: Ketemu Duta Besar Turki, Risma Minta Kapal Pesiar

Fadeli optimis target itu bisa tercapai lantaran upaya peningkatan produksi telah dibarengi dengan penanaman bibit yang mempunyai mutu terbaik.

Selain melakukan panen raya tebu, Bupati Fadeli yang didampingi Wakil Bupati dan jajaran pejabat Forkopimda Lamongan lainnya juga melakukan peninjauan langsung timbangan, core sampling dan tipper (penggilingan) tebu.

Fadeli melihat langsung proses core sampling untuk melihat kadar dan kualitas tebu yang di bawa petani pada PG KTM dilanjutkan dengan melihat proses penggilingan tebu.

Dia berharap PG KTM sebagai perusahaan besar dapat memberikan manfaat yang besar pula bagi Lamongan.

“Dengan keberadaan PG KTM yang dengan multiplier effectnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani tebu di Kabupaten Lamongan," ungkapnya.

Baca: BREAKING NEWS - Gara-gara Hal Sepele, Sidang Pledoi Dimas Kanjeng Ditunda Lagi

Terbukti dengan tersedotnya tenaga kerja yang berasal dari Lamongan, banyaknya pertokoan yang mulai dibuka di sekitar pabrik, rumah yang digunakan kos pegawai KTM serta meningkatnya harga tanah sekitar pabrik menjadi bukti adanya dampak positif dan multiplier effect.

Pihaknya juga berharap tidak hanya berhenti disitu manfaat yang diberikan baik dalam skala Lamongan maupun nasional.

Direktur Operasional PG KTM Agus Susanto menyampaikan bahwa baru tahun ini PG KTM melakukan giling tebu pertama.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved