Track Lebih Menantang, Pelari Kenya Juarai Banyuwangi Ijen Green Run
"Saya baru saja dari Yogyakarta mengikuti kejuaran serupa. Tapi tidak sesulit di sini,".
Penulis: Haorrahman | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Samson Karega Kamau, pelari asal Kenya berhasil mempertahankan juara Banyuwangi Ijen Green Run 2017, kategori 27 kilometer putra.
Dia menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 jam 57 menit 28 detik.
Hanga selisih satu detik dari posisi runner up yang diraih pelari Indonesia asal Lumajang, Sutikno.
Menurut Samson, lintasan di Green Run ini sangat berat. Namun tidak terasa lelah karena pemandangan sangat.
"Saya baru saja dari Yogyakarta mengikuti kejuaran serupa. Tapi tidak sesulit di sini," katanya.
Pelari berusia 34 tahun ini mengaku sering mengikuti kejuaraan lari. Samson pertama kali ikut kejuaraan lari sejak umur 25 tahun.
(Pejabatnya Ditahan, Pemkot Batu Langsung Pasang Badan, Inilah yang Dilakukan)
Sedangkan Sutikno mengatakan, sempat mengalami cedera sehingga tak bisa maksimal saat bersaing dengan Samson di garis finish.
"Kaki saya sempat terkilir jadi agak berat melangkahkan kaki," kata Sutikno.
Sutikno merupakan kedua kalinya di Green Run. Menurutnya, tahun ini track yang diberikan berbeda dari tahun sebelumnya. Tahun ini lebih banyak tantangannya.
Sedangkan untuk kategori 27 K putri diraih Ruth Theresia, pelari asal Bandung. Ruth berhasil mempertahankan gelarnya sebagai tercepat di kategori terpanjang di Ijen Green Run.
Ruth mengaku bahwa track tahun ini lebih menantang dibanding tahun sebelumnya. Namun secara keseluruhan rute trail run masih enak untuk dilalui.
"Viewnya sangat bagus. Banyak melewati hutan. Saya juga kagum sama kehangatan warga desa di sepanjang rute, mereka menyiapkan makanan kecil dan minuman," ucapnya.
(Bangkalan Memanas, Tiga Tokoh Trah Bani Cholil ini Berebut Jadi Bupati)
Banyuwangi Ijen Green Run tahun ini melombakan tiga kategori 5 K, 15 K dan yang terpanjang 27 K. Even yang digelar kali kedua ini diikuti 550 pelari dalam dan luar negeri.
Rute pada even Ijen Green Run kali ini didesain lebih menantang dari tahun lalu. Tanjakan dan turunan curam membuat pelari harus memacu adrenalinnya lebih untuk memenangkan lomba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/banyuwangi-ijen-green-run-2017_20170723_184257.jpg)