Bu Lurah Cantik Dibunuh

Usai Membunuh Bu Kades Cantik, Oknum Marinir Ini Langsung Beli Honda Jazz, Lalu . . .

Oknum Marinir TNI AL, Kopral Dua (Kopda) Tri S alias YYK yang menghabisi nyawa Luluk Diana, 38, dengan cara ditembak di bagian kepala belakang ditang

Tayang:
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Yoni Iskandar
SURYA/SUGIYONO
Foto kenangan almarhum Luluk Diana bersama keluarga yang dipajang di dinding rumah Kepala Desa Sidojangkung Kecamatan Menganti, Rabu (8/9/2017). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Oknum Marinir TNI AL, Kopral Dua (Kopda) Tri S alias YYK yang menghabisi nyawa Luluk Diana, 38, dengan cara ditembak di bagian kepala belakang ditangkap tim gabungan dari Subdit Jatanras Polda Jatim, Polresta Mojokerto dan Pomal di Ngantang, Kabupaten Malang.

Penangkapan yang berlangsung, Jumat (11/8/2017) sekitar pukul 08.45 WIB berlangsung cukup tegang. Pasalnya tersangka yang dinas di Kesatuan KIE Zikon Yon 2 Zeni Marinir mencoba kabur lewat genteng. Petugas gabungan langsung mengepung rumah keluarga tersangka yang dipakai bersembunyi.

Tak pelak, tim gabungan mengeluarkan tembakan peringatan ke udara beberapa kali hingga akhirnya mengundang perhatian warga sekitar.

Tersangka yang semula bertahan di genteng, akhirnya terjatuh dari genteng. Petugas gabungan yang mengepung dari bawah dengan senjata lengkap siap mengarahkan moncongnya. Dikhawatirkan tesangka membawa senjata api.

Wadir Reskrimum Polda Jatim, AKBP Teguh Yuswardi, menjelaskan tersangka pasca ditangkap langsung dibawa ke Pomal untuk pemeriksaan lanjutan.

Namun penyidik sebelumnya menggeledah rumah tersangka di Kedamean, Gresik dan menemukan barang bukti berupa sepucuk senpi plus puluhan amunisi dari berbagai kaliber, uang tunai sebesar Rp 133.0250.000 dan kaos warna hijau serta celana jeans yang dipakai tersangka.

Terbongkarnya pembunuhan ini, bermula dari CCTV milik Bank BCA Kota Mojokerto. Korban saat itu tidak sendirian saat mengambil uang. Tapi ada orang laki-laki yang menemani yakni tersangka.

Dari rekaman itu, akhirnya terungkap pembunuh Ibu Kades Sido Jangkung, Menganti, Gresik.

Peristiwa itu berlangsung Selasa (8/8/2017) dan tertangkap Jumat (11/8/2017). Pengungkapan pembunuhan ini cukup cepat karena hanya memakan waktu selama 4 hari.

"Baju yang disita adalah baju yang dipakai tersangka saat membunuh korban dan itu terekam di CCTV di Bank BCA di Kota Mojokerto," ujar AKBP Teguh.

Kenapa korban mengajak tersangka untuk mengambil uang di bank, apakah ada hubungan tertentu." tanya Surya.

"Tersangka adalah teman sekolah SMA korban. Memang waktu mengambil korban menghubungi suaminya kalau akan mengambil uang. Tapi dengan siapa, korban tidak ngomong," jelasnya.

Apakah korban dengan tersangka berangkat bareng dari rumah? Itu yang masih didalami dan akan dikembangkan oleh penyidik Pomal.

Karena begitu tersangka tertangkap langsung diserahkan ke Pomal. Termasuk korban dan tersangka ketemu dimana untuk mengambil uang di Mojokerto senilai Rp 150 juta juga akan didalami.

"Berapa kali tersangka diajak mengambil uang?" sergah Surya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved