Belajar dari Kasus First Travel, Begini Tips Pilih Travel Umrah Agar Tak Tertipu! Nomor 4 Hati-Hati!
Kasus para calon jemaah umrah PT First Anugerah Karya Wisata atau First Travel yang gagal umrah masih terus bergulir.
Penulis: Ani Susanti | Editor: Dwi Prastika
Semakin banyak jemaah yang berangkat ke tanah suci, perusahaan tersebut bisa dipandang cukup dipercaya oleh masyarakat.
3. Harga kelewat murah
Tak bisa dipungkiri, harga dapat menjadi pertimbangan paling utama konsumen saat memilih sebuah biro travel.
Harga paket umrah yang sangat murah dibandingkan tour and travel lainnya, adalah ciri paling mencolok untuk melihat kredibilitas perusahaan penyelenggara umrah.
Dari harga rata-rata sekitar Rp 20 juta, First Travel menawarkan biaya umrah hanya Rp 14 juta per orang.
Saat ini saja, biaya paling murah, dari sejumlah situs penyelenggaran umroh, adalah Rp 17 juta.
(6 Manfaat Latihan Wushu Bagi Kesehatan, Mulai Lebih Fleksibel Hingga Terhindar dari Stres!)
Jika ada penyelenggara umrah yang menawarkan biaya dengan harga sangat miring seperti dilakukan First Travel, seharusnya konsumen tidak lantas percaya.
Dengan dana semurah itu, bagaimana perusahaan akan membiayai kebutuhan jemaah?
4. Mentransfer uang ke rekening pribadi
Satu tanda bahwa sebuah biro travel berniat menipu adalah ketika seorang konsumen diminta mentransfer ke rekening pribadi para agen marketing atau pemasar.
Seharusnya, nasabah mengirim dana tanda jadi ke rekening perusahaan, sebagai bukti sah pembayaran.
Jika dikirim ke rekening pribadi, besar kemungkinan dananya tidak diteruskan ke perusahaan travel, namun digunakan untuk kepentingan pribadi.
Selain itu, perusahaan penyelenggara umrah akan mudah berkilah dananya tidak diterima perusahaan sehingga posisi konsumen sangat lemah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-jemaah-umrah-dan-haji_20170823_105018.jpg)