Seharian, Siswa SMPN 10 Kota Malang Belajar di Luar Kelas, Penyebabnya ini

SMPN 10 Kota Malang menjadi tempat kegiatan pembelajaran di luar kelas bernama Outdoor Classroom Day. Kegiatan ini serentak dilakukan di 20 negara

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yoni Iskandar
Surya/ Sylvianita W
Kegiatan inisiasi sekolah tanggap bencana di SMKN 6 Kota Malang, Kamis (7/9/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - SMPN 10 Kota Malang menjadi tempat kegiatan pembelajaran di luar kelas bernama Outdoor Classroom Day. Kegiatan ini serentak dilakukan di 20 negara termasuk Indonesia.

Ini merupakan tindak lanjut kerjasama Indonesia dengan lembaga masyarakat Inggris saat pertemuan konferensi anak di Belgia pada 2016.

"Di Indonesia ada 30 sekolah yang terpilih," jelas Zubaidah, Kadindik Kota Malang kepada suryamalang.com, Kamis (7/9/2017).

Sedang penyelenggaranya adalah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( KPPPA). Karena menjadi tempat pembelajaran di luar kelas, maka seharian di SMPN 10 diisi kegiatan itu. Setidaknya ada 13 mata pelajaran ( mapel) yang bisa dilakukan di luar kelas.

"Mapel yang bisa dicontohkan seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, IPS, IPA, Matematika, Prakarya dan BK," jelas Supandi, Kepala SMPN 10 kepada suryamalang.com. Sedang 14 mapel belajar di dalam kelas.

Kegiatan diawali dengan apel dan ikrar sekolah ramah anak di lapangan sekolah. Usai acara, para siswa masuk kelas dulu. Kemudian baru dilakukan kegiatan di luar kelas.
Ada yang melakukan senam UKS di lapangan. Kemudian ada siswa kelas 7 melakukan kegiatan prakarya boga di ruang lain.

Ada yang membuat es krim mengkudu. Sedang di bagian lain ada siswa yang belajar BK di luar kelas dengan memanfaatkan permainan ular tangga di lantai. Ada dadu raksasa digulirkan.

Kemudian ada potongan-potongan kertas berisi pertanyaan yang bisa dijawab siswa dengan pendapatnya.

Di bagian lagi ada juga guru matematika mengajar. Begitu juga dengan guru Bahasa Indonesia mengajak siswa belajar deskripsi dan struktur dengan obyek ayam mutiara, pohon trembesi dan kolam.

Ada juga yang belajar IPS dengan gurunya di gazebo depan sekolah. Sedang siswa yang sedang belajar IPA, melakukan kegiatan pelabelan tanaman di sekolah.

"Kegiatan jadi menyenangkan jika ada seperti ini," jelas Aqiila Fadiah Najla, siswa kelas 7A.

Sebelum melabeli tanaman, katanya dilihat dulu tanamannya dan dicarikan referensinya. Menurut dia, kegiatan di luar kelas dan di dalam kelas jika dipadukan menarik.

Ditambahkan Supandi, sebelum ada Outdoor Classroom Day, pihak sekolah juga sudah menyelenggarakan pembelajaran luas kelas dengan memanfaatkan alam.

"Karena areal sekolah memungkinkan. Di sini luasnya 22.700 meter persegi," kata dia.

Sehingga lingkungan sekolah bisa jadi tempat belajar. Karena itu, setelah kegiatan ini, pembelajaran di luar kelas tetap bisa dilakukan.

Menurut Zubaidah, kegiatan pembelajaran di luar kelas dilaksanakan di SMPN 10 karena banyak prestasinya.

Yaitu menang antara lain sebagai sekolah Adiwiyata, sekolah sehat, model sekolah nasional 2009 dan model kantin sehat.(Surya/ Sylvianita widyawati)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved