Tiga Mahasiswa ITS Surabaya Bawa Lintingan yang Diduga Ganja, Setelah Diperiksa Ternyata Isinya. . .
Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terjaring razia di Surabaya. Ketiganya diduga mengunakan dan membawa ganja.
Penulis: Triana Kusumaningrum | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Triana Kusumaningrum
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya terjaring razia di Jalan Ir. H. Soekarno (MERR) Surabaya.
Ketiganya diduga mengunakan dan membawa ganja.
Akan tetapi, hal itu telah diklarifikasi bahwa ternyata mereka tidak menggunakan dan membawa barang haram tersebut.
Penjaringan tiga mahasiswa Departemen Arsitektur itu dilakukan pada Minggu (10/9/2017) dini hari.
Ketiganya diduga membawa lintingan ganja yang ternyata hanya berisi rokok biasa.
( Fakultas Teknik PTN Ternama ini Bersih-bersih Mahasiswa Abadi yang Tak Kunjung Lulus )
Dr Darmaji SSi MT, Direktur Kemahasiswaan ITS bersama Toni Hanuraga selaku tim Hukum ITS, dan Ir Ngurah Antaryama PhD selaku Kepala Departemen Arsitektur ITS Surabaya pada Senin (11/9/2017) pagi mendatangi Polrestabes Surabaya guna mengklarifikasi kebenaran berita tersebut.
Hal itu dilakukan karena ketiga mahasiswa tersebut diketahui identitasnya sebagai mahasiswa Departemen Arsitektur ITS Surabaya.
Namun, setelah dilakukan uji lab sementara dinyatakan bahwa tiga mahasiswa yang bernama Jamal Abdul Nasir, Ayubbi Woentoro, dan Josephine Dian Manao tidak menggunakan ganja atau negatif.
“Berdasarkan hasil uji sementara, uji urin dan uji barang menunjukkan hasil negatif alias ketiga mahasiswa tersebut tidak mengunakan ganja,” ujar Darmaji mengkonfirmasikan hasil lab kepolisian dalam rilis yang diterima TribunJatim.com, Selasa (12/9/2017).
Dosen Departemen Matematika ini juga menegaskan bahwa hasil akhir dari uji lab pada ketiga mahasiswa ini sudah keluar Senin (11/9/2017) sore pukul 16.07 WIB.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, didapati bahwa barang yang diduga ganja tersebut sama sekali tidak mengandung narkotika alias bukan ganja.
( Peringati Hari Jadi TNI AL ke-72, Prajurit Adakan Ini Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon )
Darmaji mengatakan telah menghubungi ketiga orangtua mahasiswa tersebut untuk datang ke Surabaya.
“Sementara, orangtuanya sudah bisa dihubungi dan telah tiba di Surabaya. Ke depannya, pihak ITS Surabaya akan menemani dan membantu ketiga mahasiswa tersebut dalam pemulihan trauma psikologis yang mungkin timbul akibat kejadian tersebut,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/rokok-industri_20170427_145043.jpg)