UPT Pasar Mebel Bukir Pasuruan Pastikan 31 Kios Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp 2 Miliar
Kepala UPT Pasar Mebel Bukir Kota Pasuruan, Sutarto telah merilis jumlah kios yang terbakar dalam insiden kebakaran di sentra mebel Pasar Bukir, Kecam
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM,PASURUAN - Kepala UPT Pasar Mebel Bukir Kota Pasuruan, Sutarto telah merilis jumlah kios yang terbakar dalam insiden kebakaran di sentra mebel Pasar Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan,Jawa Timur.
Menurut Sutarto, ada 24 kios permanen di dua gang dan tujuh kios semi permanen, yang ludes terbakar. Total, ada 31 kios yang ludes terbakar.
"Kami belum bisa pastikan nilai kerugiannya berapa. Tapi, kalau bisa diperkirakan kerugian yang dialami pedagang mebel disini sekitar Rp 2 miliar lebih," katanya.
Dia menjelaskan, jika setiap pedagang dibuat mengalami kerugian Rp 50 juta lebih, maka total perkiraan kerugian total Rp 2 miliar lebih.
"Jumlah itu belum final, artinya masih ada kemungkinan, jumlah kios yang terdampak kebakaran bertambah. Makanya, meski kami sudah memberitahu ini, kemungkinan jumlah kios terdampak masih bisa bertambah. Bisa saja, masih ada yang belum melapor," terangnya.
Jumlah kios yang terbakar ini kata Sutarto, akan menjadi bahan dasar untuk menentukan langkah-langkah recovery pasar mebel.
Selain masih menghitung kerugian, Sutarto memastikan akan menyiapkan tempat bagi pedagang mebel.
Hanya saja sampai sejauh ini, pihak pasar masih belum menentukan titik-titik lokasi yang memungkinkan digunakan melanjutkan usaha dagang mebeler.
“Prinsipnya adalah menyegerakan, bagaimana pedagang dapat melakukan dagang kembali,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik Kios Mebel yang selamat dari kebakaran mengaku sangat bersyukur.
Dia adalah Ghufron, asal Kecamatan Kraton.Ia mengetahui, pasar Mebel kebakaran itu sekitar pukul 02.00. Saat itu, ia sedang ngopi di warung dekat rumahnya.
"Begitu saya dapat kabar, pikiran saya sudah kemana-kemana. Saya khawatir kios saya juga ikut terbakar. Tapi allhamdulillah, sesampai di stan, ternyata stan saya aman," katanya.
Meski jauh dari api, ia mengaku tetap panik. Spontan , ia mengeluarkan semua mebel di dalam stannya dan membawanya ke tempat aman.
"Saya tetap menyelamatkan mebel-mebel siap jual ke tempat lebih aman, meski saya tau stan dengan api masih sangat jauh. Saya khawatir mebel saya terbakar, karena kalau terbakar, saya bisa bangkrut. Di dalam stan ini, ada mebel senilai Rp 200 juta," paparnya.
Terpisah, PLN Kota Pasuruan, mulai mengalirkan kembali listrik ke Puskesmas Bukir yang terputus akibat pasar mebel Bukir terbakar. Upaya tersebut dimaksudkan agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat tetap berjalalan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-pasuruan-pasar-mebel-bukir-terbakar_20170913_101640.jpg)