Sopir Angkot di Kota Batu Mogok, Bagaimana Nasib Anak Sekolah?
Aliansi Pengemudi Mobil Penumpang Umum (APMPU) baru saja menggelar aksi mogok kerja, Senin (18/9/2017). Lalu, bagaimana nasib anak sekolah?
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Aliansi Pengemudi Mobil Penumpang Umum (APMPU) baru saja menggelar aksi mogok kerja, Senin (18/9/2017).
Aksi tersebut berlangsung mulai pukul 07.30-10.50 WIB.
Imam Mahdi, Kabid Angkutan dan Terminal Dishub Kota Batu, mengatakan aksi tersebut tidak berpengaruh besar terhadap jalannya transportasi di Kota Batu.
Karena aksi mogok tersebut terjadi setelah jam berangkat sekolah dan kerja yaitu jam 07.00 WIB.
( Tolak Angkutan Online, Sopir Angkot: Mereka Bukan Warga Batu, dari Luar Kota )
"Siswa yang bersekolah dan berkerja pun juga masih terakomodasi semua, tidak ada yang terlantar" ujar Imam.
Namun, sebenarnya Dishub Kota Batu sendiri sudah berkoordinasi dengan Organda setempat untuk mengantisipasi adanya aksi mogok tersebut.
"Kebetulan ada angkutan dari Organda yang sedang tidak dijalankan dan sudah kita siapkan," kata Imam.
Imam juga patut bernapas lega karena para sopir angkutan umum tersebut sudah mulai kembali beroperasi sekitar pukul 10.50 WIB atau sebelum jam pulang sekolah.
Ibu Muda Ditemukan Tewas Nyaris Bugil di Hotel, Begini Kata Suami Soal Kelakuan Istrinya Saat Hidup https://t.co/jiucTOP71e via @tribunjatim
— Tribun Jatim (@tribunjatim) September 18, 2017
"Ya saya mengapresiasi para sopir di Kota Batu yang bijaksana dan tidak semaunya sendiri," tuturnya.
Aksi mogok yang dilakukan para sopir angkutan di Batu tersebut adalah sebagai bentuk rasa protes karena banyaknya angkutan online yang beroperasi di Kota Batu yang dianggap menjadi penyebab menurunnya penghasilan mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/imam-mahdi-kabid-angkutan-dan-terminal-dishub-kota-batu_20170918_154535.jpg)