Rumah Pasutri Ini Dimasuki 2 Pria, Suaminya Dibantai Hingga Tewas, Sang Istri Diginiin Para Pelaku
Dua pria itu masuk ke rumah pasutri pada malam hari. Saat di dalam, mereka melukai sang suami, sedangkan istrinya diginiin.
Damayanti kepada petugas mengatakan, ada dua orang tak dikenal (OTK) memasuki rumah tempat tinggal mereka, dan langsung melakukan aksi kejahatan dengan membabi buta memakai senjata tajam.
Namun, motif pembunuhan masih dalam didalami oleh pihak kepolisian.
Diduga kuat, itu pembunuhan murni, bukan perampokan.
Sebab, berdasarkan kondisi lapangan, barang-barang milik korban tidak diganggu sama sekali.
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih menyelidiki kasus ini, belum mau mengungkap siapa dua pria misterius tersebut.
"Siang tadi belum dapat. Gak tau sore ini seperti apa. Ada dua orang menurut pengakuan istri korban. Ya mudah-mudahan segera dapatlah, doakan saja," ucap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu petang.
Helmy saat ini menjadi saksi kunci atas pembantaian sadis yang dialaminya, bersama suaminya yang nahas.
Polda Sumut berharap, dari penuturan Helny akan dapat mengungkap tabir dua pria misterius tersebut.
"Kalau korbannya masih ada yang hidup seperti itu, barangkali mengenal ciri-ciri pelaku.
Kita juga akan telusuri apakah korban ada masalah dengan seseorang," ucap Rina.
Selama menjalani perawatan di Rumah Sakit Putri Hijau, Polda Sumut akan tetap melakukan penjagaan ketat, demi menghindari peristiwa yang tidak diinginkan.
"Kita tetap melakukan pengawasan dan monitoring. Jangan sampai nanti ada pihak-pihak yang menganggu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/korban-pembantaian-sipirok_20170929_152828.jpg)