Dibunuh di Depan Kedua Anaknya yang Masih Kecil, Ini 4 Fakta Pembunuhan Sadis Suami Istri di Riau
Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait pembunuhan sadis pasangan suami istri (pasutri) ini.
TRIBUNJATIM.COM - Kasus pembunuhan sadis kembali terjadi.
Kali ini di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Sepasang suami istri bernama Ali (43) dan Saripa (37), yang merupakan warga Desa Alim, Kecamatan Batang Cenaku, Kabupaten Inhu, Riau, menjadi korbannya.
Berikut tim TribunWow.com himpun fakta-fakta terkait pembunuhan sadis pasangan suami istri (pasutri) ini.
Simak selengkapnya di sini!
Nindy Ayunda Lagi Asyik Ciuman Sama Suami, Penampakan Sosok Pucat Julurkan Lidah Ganggu Keduanya
Tampak Belakang #Krisdayanti Saat Olahraga Bikin Netter Mules, Ada yang Berubah, 'Asli Atau Gak?' https://t.co/Ah0ldu83Pn
— Tribun Jatim (@tribunjatim) October 18, 2017
Disebut Gonta-ganti Cowok, Curhatan Prilly Latuconsina Bikin Netter Debat: Jadi Artis Santai Aja
1. Kronologi penemuan mayat
Melansir dari Tribun Pekanbaru, berdasarkan informasi yang ada, kedua korban ditemukan di dua lokasi yang berbeda dalam kondisi tengkuk yang terpenggal, Jumat (13/10/2017) dini hari.
Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Cecep Sujafar pun membenarkan adanya peristiwa ini.
Sempat Jaya di Masanya, Begini Nasib 3 Aktor Kungfu Legendaris Ini, Ada yang Lumpuh dan Dioperasi
Ia menjelaskan bahwa saat itu pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku pembunhan pasutri tersebut.
Mayat Ali ditemukan di dalam parit, sementara 100 meter dari penemuan mayat Ali, tepatnya di dalam seuah rumah ditemukanlah mayat Saripa.
Setelah ditemukan, kedua mayat pasutri tersebut langsung dibawa ke RSUD Indrasari Rengat.
Ayah Bangun Gubuk Bercinta untuk Sang Anak Gadis, Begini Pengakuan Saat Malam Pertama Bareng Pacar
2. Dua korban dibunuh di depan anaknya
Masih melansir dari Tribun Pekanbaru, pasutri ini diduga dibunuh di depan dua orang anaknya.
Hal ini diungkapkan oleh tetangga korban yang menemukan jasad Ali dan Saripa.
"Saat ditemukan, anak bungsu korban hanya bisa menangis di depan jenazah ibunya," kata Ponijan Harahap, tetangga korban.
Jarang Muncul di TV Lagi, Intip Deretan Foto Penampilan Cut Tari Sekarang, Tetap Awet Muda Lho!
Ponijan kembali menuturkan bahwa anak bungsu korban terus menangis, sementara anak sulung korban berada di depan rumah.
Sayangnya, anak sulung korban tersebut tidak bisa berbicara karena bisu.
"Selama ini kami tahu mereka tinggal berempat di rumah itu," kata Ponijan. Hingga kini belum diketahui pasti motif dan pelaku pembunuhan terhadap pasangan suami istri tersebut.
Cantik dan Seksi, 7 Bidadari Warkop DKI Ini Sita Perhatian Penonton, No 2 Sekarang Jadi Politisi
3. Petunjuk penemuan jasad Ali
Masih melansir dari Tribun Pekanbaru, Ponijan kembali mengungkapkan bahwa sebelumnya warga setempat sempat mengira Ali lah yang melakukan pembunuhan terhadap istrinya sendiri.
Hal ini dikarenakan di rumah korban yang menjadi lokasi penemuan mayat Saripa, hanya ditemukan anak bungsu korban yang diketahui bernama Alifah (2) dan anak sulung korban bernama Asyifah (5).
Kisah PSK Asal Surabaya yang Ditonton Saat Layani Pelanggan, Hanya Ini Permintaannya Pada Suami
"Di rumah itu hanya ada jasad istrinya dan dua orang anak perempuannya. Sementara suaminya tidak tahu dimana," kata Ponijan.
Sementara itu, mayat Ali ditemukan satu jam setelah penemuan jasad Saripa.
Jejak tetesan darah itu mengarah ke samping selokan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban. "Saat pertama kali ditemukan jenazah Ali dalam kondisi tertelungkup dan di tengkuknya ditemukan bekas luka seperti dibacok," kata Ponijan.
Eksotis dan Seksi, Lihat Pesona Kezia Toemion, Cewek yang Berhasil Luluhkan Cucu Presiden Soeharto!
4. Anak korban menangis
Kasus pembunuhan sadis ini menyisakan kisah pilu, terutama bagi dua anak korban yang berada di rumah saat kedua orangtuanya terbunuh.
Kembali melansir dari Tribun Pekanbaru, Alifah hanya bisa menangis di dalam rumah, sementara Asyifah yang bisu menangis di luar rumah.
Baru 2 Hari Pimpin Jakarta, Anies dan Sandi Sudah Hadapi Ini, dari Dilaporkan ke Polisi Sampai No 4
Keduanya menangis saat Masutama Siregar datang ke rumah korban.
Setibanya di rumah korban, Masutama mendengar suara tangisan anak Ali.
Ia pun membuka pintu depan rumah tersebut.
Video Artis Cantik Super Kaya Ngepel di Depan Pembantunya Ini Bikin Netter Gagal Paham: Kok Maju?
"Waktu saya buka pintu depan, anaknya langsung lari ke arah saya sambil menangis memeluk kaki saya," kata Masutama.
Saat itu juga, Masutama menyaksikan di depan kamar korban, Saripa ditemukan tergeletak bersimbah darah.
Melihat kondisi itu, Masutama pun ketakutan.
Heboh Nikahi Anjingnya 8 Tahun Lalu karena Alasan Menyedihkan, Begini Kondisi Wanita Ini Sekarang
Kemudian ia langsung memanggil Ponijan dan rekannya yang sempat berpapasan sebelum mendatangi rumah korban.
Saat itu pukul 07.00 WIB, Ponijan dan yang lainnya pun mendatangi rumah korban namun tidak menemukan adanya kejanggalan.
"Saya datang bersama seorang rekan saya dan memanggil dari luar rumah namun tidak ada jawaban," kata Ponijan.
Dibilang Bukan Editan, Sosok Putih Tersenyum di Belakang Foto Anak Ini Bikin Netter Tak Percaya
Tanpa rasa curiga, Ponijan meninggalkan rumah tersebut. Di perjalanan, Ponijan berpapasan dengan Masutama Siregar yang juga hendak ke rumah Ali dan Saripa.
Saat ditemukan warga, kedua korban ditemukan di dua lokasi terpisah.
Sekitar pukul 08.00 WIB, aparat kepolisian tiba di lokasi penemuan mayat Ali dan Saripa.
Kemudian pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Usai Cerai dari Ustaz Zacky Mirza dengan 5 Anak, Kini Penampilan Mantan Istrinya Berubah Drastis
Sementara itu, untuk kepentingan penyelidikan, mayat korban langsung dilarikan ke RSUD Indrasari di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Batang Cenaku, untuk divisum.
Kapolres Inhu, AKBP Arif Bastari melalui Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Cecep Sujafar menjelaskan hingga kini belum bisa dipastikan motif pembunuhan terhadap pasangan suami istri tersebut.
"Hasil olah TKP, kita menemukan sepeda motor korban terparkir di dalam rumah," kata Cecep.
Mengenal Hipoksia, Kondisi Menurut Medis yang Sebabkan Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia
Sejauh ini sejumlah saksi-saksi dari warga sudah diperiksa.
Sementara itu, dari hasil olah TKP Polisi menemukan dua unit sepeda motor korban terparkir di dalam rumah dan juga belum ada benda berharga yang dilaporkan hilang.
Oleh karena itu kejadian pembunuhan ini masih menyimpan misteri.
Ini Curhatan Galau Terakhir Dinihari yang Diduga Tewas Bunuh Diri di Rel Kereta Api Akibat Depresi
Berita di atas sebelumnya telah dipublikasikan di TribunWow.com dengan judul 4 Fakta Pembunuhan Sadis Pasutri di Batang Cenaku, Korban Dibunuh di Depan Kedua Anaknya!.