Belum Lakukan Rekaman E-KTP, 40.000 Warga Sidoarjo Terancam Tak Bisa Ikut Pilgub Jatim

Hal ini karena 40.000 warga tersebut belum melakukan rekam E-KTP yang menjadi syarat untuk bisa mengikuti Pilgub tersebut.

Tayang:
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Galih Lintartika
Warga sedang melakukan rekam e-ktp 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sekitar 40.000 warga Sidoarjo terancam tak bisa mengikuti gelaran Pilgub Jatim 2018, Jumat (20/10/2017).

Hal ini karena 40.000 warga tersebut belum melakukan rekam E-KTP yang menjadi syarat untuk bisa mengikuti Pilgub tersebut.

Ketua KPUD Sidoarjo, Zaenal Abidin, mengatakan ada sekitar 1,3 juta warga Kota Delta yang bisa mengikuti Pilgub.

"Namun, 40.000 di antaranya belum terdaftar karena tak memiliki E-KTP," kata Zaenal.

Zaenal menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukxapil) Sidoarjo untuk mengupayakan agar 40.000 warga ini terwadahi hak politiknya.

Dijelaskan, dengan surat keterangan dari Dispendukcapil Sidoarjo yang menyatakan sudah melakukan perekaman E-KTP, cukup untuk bisa mendapatkan undangan surat pemilih kepada warga tersebut.

"Kami pun sudah mengirimkan surat ke Dispendukcapil hingga kecamatan dan desa, agar melaporkan data warganya yang belum melakukan perekaman E-KTP," sambungnya.

Kepala Dispendukcapil Sidoarjo, Medi Yulianto, menyatakan warga yang belum melakukan perekaman E-KTP ternyata ada 41.000 orang.

Atas hal ini, Medi menyatakan sudah melakukan upaya jemput bola dengan mendatangi warga yang belum membuat E-KTP tersebut.

"Kami baru saja menyelesaikan perekaman di beberapa desa Buduran dan Gedangan. Dalam waktu dekat akan kami lakukan lagi di Tarik," imbuh Medi.


Medi menerangkan usai melakukan perekaman, pihaknya akan menerbitkan surat keterangan untuk warga. Surat ini bisa dipakai untuk mendaftar ke KPUD melalui PPK dan PPS.

"Sebelum akhir tahun, semua warga sudah melakukan perekaman. Kami terus melakukan jemput bola itu," ucapnya. (Surya/Irwan Syairwan)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved