Sempat Dicuri, Buku Harian dan Kacamata Mantan Personel The Beatles John Lennon Akhirnya Ditemukan
Buku harian dan kacamata mantan personel The Beatles, John Lennon, ditemukan di Berlin.
TRIBUNJATIM.COM - Kepolisian Jerman menunjukkan ke publik barang-barang milik mantan personel The Beatles, John Lennon, seperti buku harian dan kacamata, yang telah dicuri dari istrinya, Yoko Ono, pada 2006, dan kemudian ditemukan di Berlin.
Polisi telah menangkap seorang pria di Berlin pada Senin lalu, yang diduga menerima 86 barang curian, termasuk buku harian terakhir milik Lennon, sebelum dia ditembak dan tewas pada 8 Desember 1980, di New York, Amerika Serikat.
Dilansir dari Strait Times, Rabu (22/11/2017), kepala polisi Berlin bagian kejahatan properti, Carsten Pfohl mengatakan, penyidik telah menemukan satu dari kacamata dan sebuah tanda terima atas nama Lennon, yang disembunyikan di bagasi mobil tersangka.

( Setya Novanto Ditahan KPK, DPR Diminta Tak Mengulur Waktu Ganti Ketua yang Baru )
Polisi menduga barang tersebut dicuri oleh mantan supir Ono.
Kemudian dibawa ke Turki dan sampai ke Berlin pada 2013 atau 2014.
Polisi menyebutkan ada tersangka lainnya yang masih berada di Turki.
Barang lainnya seperti potretan Leibovitz yang memperlihatkan Lennon bugil sambil meringkuk di dekat Ono, di ranjang mereka.
Foto itu digunakan sebagai sampul majalah Rolling Stone pada Januari 1981.
"Pagi itu John Lennon dan Yoko Ono membuat janji dengan Annie Leibovitz untuk mengambil foto mereka," kata jaksa Belin, Michael von Hagen dalam konferensi pers.
Hagen juga menyangkal dugaan bahwa Ono mungkin saja telah meminjamkan atau memberikan benda-benda tersebut.
"Buku harian terutama, diperlakukan Yoko Ono sebagai sesuatu yang suci. Tuduhan tentang dia memberikan tiga buku harian asli, terutama yang terakhir sebelum Lennon meninggal, dapat dibantah sepenuhnya," katanya.

Harga barang Lennon
Sebuah balai lelang memperkirakan benda-benda peninggalan Lennon tersebut bernilai 3,1 juta euro atau sekitar Rp 49,2 miliar.