Selamat Hari Aids Sedunia - 5 Fakta Seputar Sejarah Hari Aids Sedunia yang Perlu Kalian Tahu!
Tepat pada 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Sedunia. Berikut beberapa fakta tentang Hari Adis Sedunia!
Penulis: Pipin Tri Anjani | Editor: Agustina Widyastuti
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pipin Tri Anjani
TRIBUNJATIM.COM - Selamat Hari Aids Sedunia!
Tepat pada 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Sedunia.
Hari Aids diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
( Tolak Jauhi Penderita AIDS, Mahasiswa Ubaya Gelar Protes Selama Tiga Hari )
Setiap tahunnya, tepat pada 1 Desember diperingati sebagai Hari Aids Sedunia dengan melakukan berbagai sosialisasi tentang penyakit Aids.
Untuk memperingati hari tersebut, berbagai cara dilakukan oleh masyarakat ataupun lembaga pemerintah.
Tahun ini merupakan peringatan Hari AIDS ke-29.
Memperingati Hari Aids Sedunia tak lengkap rasanya jika tak mengetahui tentang hari aids ini.
Dilansir dari Wikipedia dan sumber lainnya, berikut beberapa fakta tentang Hari Adis Sedunia!
1. Awal mula
Hari AIDS Sedunia pertama kali dicetuskan pada Agustus 1987 oleh James W. Bunn dan Thomas Netter, dua pejabat informasi masyarakat untuk Program AIDS Global di Organisasi Kesehatan Sedunia di Geneva, Swiss.
Mereka menyajikan ide mereka kepada Dr. Jonathan Mann, Direktur Program AIDS Global.
Ide mereka pun akhirnya disetujui oleh Dr Mann.
( Dinkes Kota Blitar Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Penularan HIV/AIDS ke Mahasiswa )
Tahun 1998, konsep ini digagas saat pertemuan Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS.
Sejak saat itu, tanggal 1 Desember diperingati oleh pihak pemerintah, organisasi internasional, dan yayasan amal di seluruh dunia sebagai Hari Aids Sedunia.
2. Sempat dikritik
Program Bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) mulai bekerja pada 1996.
UNAIDS menciptakan kampanye AIDS sedunia pada tahun 1997 untuk melakukan komunikasi, pencegahan, dan pendidikan sepanjang tahun.
Sempat UNAIDS dikritik lantaran tema hari AIDS pada dua tahun pertama.
( Jadi Tersangka Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ahmad Dhani Belum Ditahan, Ini Penjelasannya )
Saat itu, tema hari AIDS sedunia dipusatkan kepada anak-anak dan orang muda.
Tema ini mendapat kritikan lantaran semua pada kenyataannya semua usia dapat terinfeksi HIV dan menderita AIDS dan tak hanya anak-anak serta orang muda.
3. Jadi organisasi independen
Sebelumnya, organisasi kampanye aids sedunia belum menjadi organisasi independen.
Tahun 2004, kampanye aids sedunia menjadi organisasi independen.
4. Tema yang berbeda setiap tahunnya
UNAIDS memimpin kampanye Hari Aids Sedunia sejak dibentuknya organisasi hari aids sedunia.
Sejak dibentuk hingga tahun 20114, UNAIDS memilih tema-tema tahunan melalui konsultasi dengan organisasi-organisasi kesehatan global lainnya.
Namun, sejak tahun 2008, tema hari aids sedunia dipilih oleh komite Pengarah Global Kampanye Hari AIDS Sedunia setelah melalui konsultasi yang luas dengan banyak pihak, organisasi, dan lembaga-lembaga pemerintah yang terlibat dalam pencegahan dan perawatan korban HIV/AID.
Hari AIDS Sedunia dari 2005 hingga 2010, temanya adalah "Hentikan AIDS, Jaga Janjinya" dengan sebuah sub-tema tahunan.
( Long Weekend, Jalanan Surabaya Dilanda Kemacetan, Begini Tanggapan Polisi )
5. Lambang Aids
Pita merah menjadi lambang yang selalu dijadikan simbol kepedulian.
Simbol pita merah digunakan secara internasional untuk melambangkan perang terhadap AIDS.
Pita ini menjadi simbol keprihatinan kepada orang-orang yang terkena HIV/AIDS.
Asal mula pita ini dari sekolompok seniman yang peduli terhadap aids di New York pada tahun 1991.
( Gagal Curi Handphone, Pelajar SMA Diringkus Polsek Dukuh Pakis Surabaya )
Mereka menentukan simbol pita merah untuk mempersatukan dunia agar peduli terhadap penyebaran aids.
Selain itu, pita ini juga melambangkan darah, gairah untuk hidup, dan melawan penyakit.