Gak Cuma Sophia, Berikut 5 Robot Humanoid Terbaik di Dunia, Mulai Perang hingga Bantu Pasien Lansia!

Gak cuma Sophia, berikut lima robot humanoid terbaik di dunia yang telah diciptakan manusia.

Penulis: Pipin Tri Anjani | Editor: Agustina Widyastuti
dazeddigital.com/wtvox.com
Robot Sophia (kiri) dan Asimo (kanan) 

3. Kuratas

Kuratas merupakan robot militer yang dapat ditunggangi oleh pengguna.

Robot ini dioperasikan dari luar dengan menggunakan remot kontrol.

Robot ini memiliki berat 4500 kg dan memiliki amunisi untuk menyerang musuh.

( Langsung Promosi Album Natal Usai Sebabkan Kecelakaan Beruntun, Taeyeon Harus Beli Mobil Baru? )

Ia dilengkapi fitur 'The Smile Shot' yakni menembaki musuh dengan tersenyum.

Robot ini merupakan robot yang dibangun oleh Suidobashi Heavy Industry dan diperkenalkan pada tahun 2012 sebagai "raksasa asrama raksasa pertama di dunia".

4. iCub

ICub merupakan robot yang terbilang mini lantaran memiliki badan yang kecil setinggi 1 meter.

Cognitive Universal Body (Cub) dibangun oleh Italian Institute of Technology.

Robot ini dibangun berdasarkan kecerdasan dan cara belajar keterampilan baru.

Tubuh kecil robot ini seperti menggambarkan anak kecil yang belajar berinteraksi dengan lingkungan.

( Kondisinya Tak Biasa, Berikut Lima Fakta Soal Miss V Terunik di Dunia, Nomor 3 Kuat Banget! )

Robot ini dilengkapi dua kamera yang berfungsi untuk melihat, mikrofon untuk mendengar, dan kulit untuk mengenali rasa sentuhan.

iCub dilengkapi dengan kecerdasan yang super, bahkan ia mampu memecahkan beberapa labirin 3D yang rumit, memanah, menembak, dan mencapai target secara akurat.

5. Romeo

Romeo merupakan robot yang dikembangkan oleh Aldebaran Robotics.

Robot ini merupakan bagian dari proyek penelitian dan pengembangan Prancis yang didanai oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan Prancis.

Tujuan dibuatnya robot ini untuk membantu pasien lanjut usia dan orang cacat.

( Seorang Pria Nekat Gondol Handphone di Tengah Ribuan Bonek Sambut Persebaya, Begini Nasibnya )

Robot ini memiliki tinggi 1,4 meter dan beratnya 40 kg.

Romeo sedang dalam tahap pengembangan dan diharapkan dapat mengidentifikasi hambatan, membawa benda-benda dan pasien yang membutuhkan, serta memantau kesehatan mereka.

Aldebaran mengharapkan agar Romeo membantu fasilitas perawatan usia lanjut pada tahun 2017 atau yang terbaru pada 2019.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved