Pilkada Jombang

Pesaing Beratnya di Pilkada Sakit, Bupati Nyono Lakukan Hal Tak Terduga ini

Keduanya tokoh ini pecah kongsi dan akan maju dengan pasangan masing-masing, untuk saling mengalahkan di Pilkada.

Pesaing Beratnya di Pilkada Sakit, Bupati Nyono Lakukan Hal Tak Terduga ini
SURYA/SUTONO
Bupati Jombang Nyono Suharli (kiri) memberikan motivasi dan menghibur Wabup Mundjidah yang tengah sakit, saat menjenguknya di rumah dinas. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Bupati Jombang Nyono Suharli dan Wakil Bupati Mundjidah Wahab hampir pasti akan bersaing dalam pilkada 2018.

Keduanya pecah kongsi dan akan maju dengan pasangan masing-masing, untuk saling mengalahkan di Pilkada Jombang.

Meski demikian, hubungan pribadi keduanya tidak terganggu. Ketika Wabup Mundjidah menderita sakit lutut sehingga tak bisa beraktivitas, Nyono menyempatkan diri menjenguknya di rumah dinas Mundjidah, Sabtu (9/12/2017).

Bupati Nyono Suharli Wihandoko bahkan tidak datang sendiri. Dia mengajak sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Jombang.

Wabup Mundjidah menyambut kedatangan Nyono dengan ramah dan akrab.

Dia menderita sakit lutut sebelah kiri, sehingga sulit digerakkan.

Ketua PC MUslimat NU Jombang itu juga harus menjalani operasi tulang di RSUD pekan lalu.

Usai operasi, Mundjidah yang juga Ketua DPC PPP Jombang ini harus menggunakan alat bantu saat berjalan. Akibatnya Mundjidah harus lebih banyak istirahat.

“Saya berdoa, mudah-mudahan Bu Wabup segera sembuh dan bisa beraktivitas kembali seperti sedia kala. Sebelum sembuh betul, hendaknya Bu Wabup tidak memaksakan diri beraktivitas,” ucap Nyono kepada Mundjidah.

Nyono juga sempat memuji Mundjidah. Meski usianya sudah lebih 70 tahun, namun dia masih mampu melakukan aktivitas yang padat.

Mundjidah Wahab sendiri terlihat senang dijenguk Nyono. Keduanya nampak akrab berbincang. Namun dalam pertemuan itu keduanya tidak berbicara soal pilkada.

Mundjdah juga sempat mengklarifikasi rumor yang beredar di masyarakat yang menyebut dirinya jatuh di kamar mandi yang berakibat patah tulang kaki.

“Itu tidak benar. Yang benar, karena tulang lutut aus sehingga terasa sakit dan kini harus dipasang platina,” kata putri pendiri NU KH Wahab Chasbullah ini. (Surya/Sutono)

Penulis: Sutono
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved