Ini Sosok Aris Febriansyah, Pembunuh Anak Kekasihnya Sendiri
Para pedagang mengenalnya sebagai kekasih Katinah alias Wati, salah satu pemilik warung di pasar pusat sayur mayur ini.
Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Bocah ini kerap berlarian ke jalan. Jika sore Hanung sering minta dimandikan oleh tetangga warung.
Rabu (27/12/2017) subuh Hanung ditemukan terluka parah saat bersama Aris sebuah warung ayam goreng di Pasar Ngemplak Tulungagung.
Aris beralasan Hanung terluka karena kejatuhan meja yang terguling.
Diduga Hanung meninggal seketika, dan langsung dimakamkan.
Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan kejanggalan.
Ternyata meja yang digunakan untuk melakan lesehan itu hanya terbuat dari triplek dan tingginya sekitar 40 sentimeter.
Sehingga jika meja itu terguling dan menimpa Hanung, tidak mungkin berakibat fatal.
Rabu malam polisi menjemput Aris saat berada di rumah Wati, di Dusun Talapan, Desa Waung, Kecamatan Boyolangu.
Dari interogasi yang dilakukan polisi, Aris akhirnya mengakui telah membunuh Hanung.
Bocah nahas itu dipukul perutnya sekali, kemudian dipukul bagian belakang kepala sebanyak tiga kali.
Inilah yang Jadi Penyebab Antrian Panjang Sampai 500 Meter di Pintu Masuk Tol Suramadu Sisi Surabaya
Aris kemudian membenturkan wajah Hanung ke lantai hingga berlumuran darah.
Perilaku kejam ini dipicu rasa cemburu Aris kepada Wati.
Sebab Wati kerap digoda oleh pelanggan warungnya.
Selain itu Aria menuding Wati menjalin asmara dengan laki-laki lain. (Surya/David Yohanes)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-tulungaggung-aris-pembunuh-bocah-di-tulungaggung_20171229_125307.jpg)