Sudah Hamil Besar Jelang Menikah, Gadis Cantik ini Malah Terjerat Karma Dunia Karena Sang Pacar
Hari paling istimewa yang diimpikan pasangan sejoli ini musnah dalam sekejap, akibat tragedi perut buncit.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Mujib Anwar
"Motif para pelaku yang terungkap karena anak yang dilahirkan itundari hubungan gelap," ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pelayanan Sosial Anak Balita (PSAB) Dinsos Jatim di Sidoarjo, Ilonka Suksmawati, menambahkan terdapat tren kasus pembuangan anak di Jatim tiap tahunnya. Kecenderungan kenaikan tren ini dimulai sejak 2013 lalu.
Sedangkan pada 2015 pihaknya menerima 31 anak balita yang dibuang.
"Pada 2016 naik menjadi 49 anak, sedangkan pada 2017 lalu turun satu menjadi 48 anak. Namun memang trennya menjngkat," imbuh Ilonka.
Astaga, Asmara Diduga Penyebab Evi Nekat Ajak Tiga Anaknya Bunuh Diri
Ilonka mengungkapkan, yang terbaru pihaknya menerima balita dibuang asal Madiun pada 13 Januari lalu. Untuk Sidoarjo yang pada awal tahun ini ada tiga kasus anak dibuang, pihaknya tidak bisa menerimanya.
Ilonka menerangkan kasus pertama telah ditemukan keluarga bayi sehingga tidak bisa diambil. Kasus yang tadi siang dirilis Polresta Sidoarjo si bayi meninggal.
"Untuk kasus pembuangan yang di Tanggulangin yang ditemukan bersama empat ekor kucing masih ada di RSUD Sidoarjo. Bayi tersebut terkena cakaran kucing dan dokter RSUD mendeteksi bayin tersebut terkena virus," bebernya.
Pihaknya tidak bisa serta-merta menerima bayi-bayi kasus pembuangan begitu saja. Rentetan administrasinya panjang dan cenderung jlimet.
Rebut Suara di Wilayah Mataraman, Pasangan Khofifah-Emil Andalkan Tiga Figur Tokoh Kunci ini
Seorang bayi yabg dibuang harus sudah ada BAP polisi. Saat ditemukan, bayi tersebut juga harus sudah dicek kesehatan dan dinyatakan tidak menderita sakit apapun.
Tak cukup dari situ, pihak Dinsos setempat harus mengeluarkan berita acara, baru pihaknya bisa mengambil bayi tersebut.
Umur bayi ditentukan dari saat ditemukan. Pun mengenai agama si bayi, ditetapkan berdasarkan mayoritas agama masyarakay di lokasi bayi itu dibuang.
"Ini penting untuk proses adopsi," paparnya.
Ilonkan mengaku memiliki data daerah-daerah yang banyak kejadian pembuangan bayi. Namun dia merahasiakan daerah-daerah itu dengan alasan administrasi.