Enam Warga Madiun Suspect Difteri, Saat Diperiksa di BLLK Surabaya, Hasilnya Tak Terduga

Sebanyak enam warga Kabupaten Madiun diduga suspect difteri dan membuat dinas kesehatan kelimpungan.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Mujib Anwar
Surya/David Yohanes
Ilustrasi imunisasi difteri secara massal kepada anak-anak di Tulungagung. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Sebanyak enam warga Kabupaten Madiun diduga suspect difteri pada awal 2018.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono, Selasa (30/1/2018) saat dikonfirmasi.

Soelis mengatakan, keenam warga suspect difteri mengalami gejala yang hampir sama.

Di antaranya flu, demam, radang tenggorokan, dan ada selaput putih di rongga mulut bagian atas.

Diperkosa Dua Anak Punk Hingga Lunglai, Tubuh Bocah SD Tergeletak di Alun-alun Kota Kediri

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, keenam suspect difteri dinyatakan negatif difteri.

"Pada 2018 bulan Januari ada enam penderita dan sudah kami cek di BBLK Surabaya, enam-enamnya negatif difteri. Sehingga ini hanya dicurigai sebagai suspect karena gejala-gejalanya hampir sama," kata Soelis saat dikonfirmasi.

Meski belum ditemukan pasien positif difteri, Soelis berharap masyarakat waspada.

Sebab penyebaran penyakit ini sangat dan berbahaya.

Dia menambahkan, Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun akan menggelar Outbreak Response Immunization (ORI) yang akan dimulai pada Februari 2018, untuk memutus rantai penyakit difteri.

Terungkap, Cewek Video Panas di Room Karaoke Siswi SMA Ternama ini, Dia Langsung Pindah Sekolah

Istri Pejabat Pamekasan Dibunuh Sadis, Rambutnya Menempel di Tembok Sekitar Kamar Mandi

(Surya/Rahadian)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved