Pjs Wali Kota Kediri Jumadi Gagas Brantas River Festival
Pjs Wali Kota Kediri Jumadi melontarkan gagasan baru digelarnya Brantas River Festival (BRF) di Kota Kediri.
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pjs Wali Kota Kediri Jumadi melontarkan gagasan baru digelarnya Brantas River Festival (BRF) di Kota Kediri.
Kegiatan BRF ini bakal mengkolaborasikan agenda kegiatan selama setahun.
"Kegiatan Brantas River Festival ada dimensi ekonomi, budaya dan religi. Diharapkan agenda tahunan ini dapat melevelit kualitas kehidupan di Kota Kediri," ungkap Jumadi saat bertemu dengan awak media di Kota Kediri, Senin (26/2/2018).
Dijelaskan Jumadi, diharapkan melalui kegiatan BRF semakin mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan.
Melalui kegiatan tersebut, Kota Kediri bakal menjadi hap, maksudnya dapat mempengaruhi hinterland di daerah sekitarnya.
Baca: Tarif Tol Sumo Dievaluasi , Diduga Tarif Tol Kemahalan
"Hinterland Kota Kediri ada di Kabupaten Tulungagung, Trenggalek dan Blitar. Sehingga Kota Kediri bakal bisa menjadi kota masa depan," ungkapnya.
Apalagi di Kediri telah diprogamkan ada bandara sehingga bakal ada mobilisasi masyarakat barang dan jasa yang datang ke Kediri.
"Kalau ada orang datang ke Kediri berarti harus menyiapkan apa saja yang dibutuhkan," jelasnya.
Selain itu Kota Kediri ke depan bakal tumbuh sebagai kota jasa yang memiliki berbagai instrumen.
Seperti pembangunan bandara dan jalan tol dari utara ke selatan sehingga posisi Kota Kediri bakal semàkin diperhitungkan daerah yang ada di sekitarnya.
Baca: Elvy Sukaesih ke Pemeriksaan di Polda Metro Metro Jaya, Sempat Ucapkan Ini Sampai Langkah Terhenti
"Sehingga masyarakat harus dapat memanfaatkan semua peluang. Karena Kota Kediri bakal tumbuh sebagai kota pusat jasa di kawasan Jawa Timur barat daya," ungkapnya.
Dijelaskan Jumadi jika diklasifikasi resourse yang ada di Kota Kediri hanya sekitar Rp 1,1 triliun masih di bawah Kota Surabaya dan Malang.
Baca: Puti Guntur Soekarno ke Tulungagung Sehari Setelah SBY Bergerilya, Adakah Hubungannya?
Namun untuk membangun ditekankan supaya tidak hanya mengandalkan dari APBD.
"Kita harus mengubah mindset kalau birokrat hanya bisa bekerja dengan APBD. Karena kalau hanya mengandalkan APBD tidak akan maju," tandas Jumadi yang juga merangkap Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemprov Jatim. (Surya/Didik Mashudi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-kediri-tempat-perahu-sungai-brantas-kediri_20171003_192510.jpg)