Siapa Sangka, Veneer Gigi Bisa Beri Risiko Seumur Hidup, Ini Kata Dokter Gigi
Veneer gigi adalah prosedur memasang lapisan tipis porselen ke permukaan depan gigi untuk menutupi tampilan gigi yang kurang sempurna.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM - Veneer gigi adalah prosedur kecantikan dengan memasang lapisan tipis porselen menutupi permukaan depan gigi.
Hal ini bertujuan untuk menutupi kondisi gigi konsumen mulai dari warna, bentuk, posisi hingga kondisi gigi yang gompal dan membuatnya tampak lebih sempurna.
Tapi kamu perlu tahu, memasang veneer gigi ternyata ada risikonya.
Meski dipasang dengan prosedur yang benar dan baik, veneer merupakan perawatan gigi membutuhkan perhatian khusus.
(Arema FC Vs Borneo FC, Joko Susilo Sesalkan Gol Jarak Jauh Lerby Eliandry ke Gawang Singo Edan)
Orang dengan email (lapisan terluar) gigi yang baik disarankan untuk menggunakan jenis perawatan lain, kecuali bagi mereka yang dituntut tampil sempurna.
CEO and Founder Dianov Dental Care, drg Dian Novita Sari menjelaskan, veneer gigi ada dua jenis, yakni veneer direct dan veneer indirect.
Secara singkat, perbedaan veneer ini terletak pada bahan, cara pengerjaan, dan biaya.
Veneer direct menggunakan bahan resin komposit.
Pengerjaannya bisa selesai dalam satu kali kunjungan.
Biaya yang harus dikeluarkan juga lebih ringan ketimbang jenis satunya.
Sementara veneer indirect menggunakan bahan porselen dengan pengerjaan di labolatorium.
Biaya lebih tinggi dan proses pengerjaan butuh dua kali kunjungan.
(Apartemen Kelas Premium Jadi Incaran Pembeli)
Pengasahan email gigi pada veneer direct juga lebih tipis ketimbang veneer indirect.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/veneer-gigi-pemutih-bleaching_20180226_104954.jpg)