Tanggul Ambles 100 Meter, Warga Lamongan Makin Dihantui Luapan Air Bengawan Solo
Luapan air Sungai Bengawan Solo yang memicu banjir sejumlah wilayah makin menghantui warga Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Luapan air Sungai Bengawan Solo yang menyebabkan banjir di sejumlah wilayah makin menghantui warga Lamongan.
Ini setelah tanggul yang ada di sisi Selatan Desa Gedangan dan Blumbang Kecamatan Maduran, Kabupaten Lamongan ambles sepanjang 100 meter.
Amblesnya tanggul ini menjadi ancaman dua desa, yakni Gedangan dan Blumbang. Terutama saat air Bengawan Solo meluap kembali.
Tanggul ambles tersebut sebenarnya sudah diketahui sejak banjir 4 hari lalu. Rekahan tanggul memanjang itu lebih jelas ketika air sungai Bengawan Solo surut hari ini.
"Membahayakan juga, apalagi tanggul ini posisinya ada di tikungan yang menjadi tatapan derasnya arus air," kata Kades Gedangan Ali Ghufron, Rabu (28/2/2018).
Terjangan Banjir Meluas, 1.691 Rumah dan Gedung Sekolah di Lamongan Terendam
Berita Viral - Dampingi KPK, Wali Kota Risma Marah dan Semprot Pegawai Kecamatan ini
Warga masih harus tetap waspada dengan sliding yang terjadi di tanggul luar atau tanggul wedok.
Untuk penanganan, kata Ali, harus ada keterlibatan pemerintah yang tidak mungkin ditangani secara swadaya oleh masyarakat sendiri.
Terhitung, selama kurun waktu tiga taga tahun. Sudah dua kali tanggul mengalami sliding.
Pertama pada 2016 dan sudah diperbaiki. Kini pada 2018 kembali terulang sliding sepanjang 100 meter.
Camat Maduran, Harwah Yutomo dikonfirmasi tribunjatim.com, Rabu (28/2) membenarkan kalau salah satu titik tanggul wedok Bengawan Solo yang ada di wilayahnya, tepatnya di Desa Gedangan mengalami sliding.
"Tanggul luar atau tanggul yang sliding ada di Desa Gedangan panjang sekitar 100 meter dan kedalaman sliding mencapai 4 meter," ungkap Harwah.
Harwah menuturkan, tanggul wedok yang sliding atau longsor tersebut akibat dari tingginya debit air Bengawan Solo hingga menyebabkan tanggul tersebut mengalami sliding.
Tanggul di Desa Gedangan ini mulai diketahui sliding pada Sabtu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/banjir-lamongan-tanggul-ambles_20180228_131413.jpg)