Sang Inspirator, Rela Tidur Bersama Petani Hingga Teriak Perjuangkan Petani
sosok yang sangat memperjuangkan lingkup pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, peternakan di Kabupaten Pasuruan.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Namanya Andri Wahyudi. Nama ini merupakan salah satu sosok yang sangat memperjuangkan lingkup pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, peternakan di Kabupaten Pasuruan.
Sosok ini sangat dikagumi dan sangat dibanggakan di kalangan petani. Kenapa ? karena saat dirinya turun ke lapangan, persoalan pertanian selesai. Awalnya , petani menganggap tidak akan selesai persoalan itu.
Namun, di tangan dingin Andri, persoalam apapun semuanya selesai. Ia menjadi sosok yang mampu menyelesaikan masalah tanpa masalah. Ia memiliki sejuta cara untuk terus mengembangkan dan memajukan lingkup pertanian di Kabupaten Pasuruan.
Ia menyadari bahwa Pasuruan ini kaya akan sumber daya alam, kaya akan sumber daya manusia.
Ia mempercayai Pasuruan ini hebat dan mampu bersaing dengan kabupaten dan kota lainnya di Jawa Timur atau bahkan di Indonesia.
Baca: Ditinggal Wanita Kenalannya di Warkop, Pemuda Brondong Lamongan ini Ngamuk Bawa Pedang
Sayangnya, selama ini belum ada keseriusan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan untuk menggarapnya.
Pemerintah masih sibuk dengan hal lain dan terkesan mengesampingkan sektor lingkup pertanian.
Padahal, jika lingkup pertanian Kabupaten Pasuruan ini maju, semuanya akan terbawa lebih maju.
Beberapa waktu lalu, Surya sempat bertemu dengan sosok ini. Gayanya yang santai, membuat pertemuan ini semakin lebih bewarna. Kepada Surya, ia menceritakan semua pengalamannya dalam memajukan lingkup pertanian di Kabupaten Pasuruan.
Dikatakan Andri, awal mulanya, ia sangat prihatin dengan kondisi pertanian di Kabupaten Pasuruan. Pasuruan ini kaya, tapi tidak bisa menjadi raja di pasarnya.
"Yang paling miris itu ketika Pasuruan ini punya produk, tapi justru produk hasil pertanian ini dijual dan dibranding daerah lain. Padahal, semisal dibranding milik Pasuruan, akan lebih menguntungkan. Dari sisi petani, pemerintah, dan lainnya," katanya.
Dikatakan dia, manajemen dari hulu ke hilir, atau sebaliknya harus apik dan tertata dengan rapi. Namun, pada kenyataannya, selama ini, manajemen ini masih berantakan.
Baca: GP Ansor Surabaya akan Beri Pengawalan Ketat pada Ery Cahyadi dan Keluarga Pasca Insiden Penembakan
"Saya ingin petani, nelayan, semua yang ada dalam lingkup pertanian di Kabupaten Pasuruan ini bisa menjadi raja. Bisa tertawa di atas semuanya, bisa bangga dan berkarya di tanahnya. Mereka untung," beber Andri.
Ia mencontohkan, Kecamatan Tutur, itu penghasil apel terbaik dibandingkan daerah lainnya. Tapi, apel Tutur ini tak familiar. Pamor apel di sini, kalah dengan pamor apel malang dan batu. Kenapa ? Padahal, apel Tutur ini pemasok terbesar apel di Batu dan Malang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-pasuruan-sang-inspirator-andri-wahyudi_20180315_164248.jpg)