Delapan Ogoh-ogoh Keliling Desa Pancasila di Lamongan
Desa Pancasila, yakni Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan, Jawa Timur memang patut jadi desa percontohan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Desa Pancasila, yakni Desa Balun Kecamatan Turi Lamongan, Jawa Timur memang patut jadi desa percontohan.
Hidup rukunnya umat dari berbagai agama, Hindu, Kristen dan Islam menjadi kredit poin untuk umat yang tumbuh di bumi pertiwi Indonesia.
Termasuk dalam setiap memperingati hari besar agama-agama, warga Balun kompak saling membantu dan menghargai.
Dan hari ini delapan ogoh-ogoh diarak umat Hindu warga desa yang dikenal dengan sebutan desa Pancasila, yaitu Desa Balun, Kecamatan Turi.
Menariknya, dari delapan ogoh-ogoh ini, beberapa diantara adalah ogoh-ogoh ini dibuat oleh umat beragama lain yang hidup berdampingan dengan damai di desa ini.
Baca: Kirab Budaya Tionghoa di Akhir Pekan Banyuwangi
Menjelang peringatan Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1940, umat Hindu yang berada di Desa Balun telah melakukan sejumlah persiapan.
Yang sudah dilakukan jauh-jauh hari adalah membuat ogoh-ogoh yang diarak keliling desa.
Delapan ogoh-ogoh telah dipersiapkan oleh warga yang dikenal dengan sebutan desa Pancasila ini. Bahkan, umat beragama lain yang ada di desa ini juga membantu umat Hindu untuk membuat ogoh-ogoh sebagai bentuk toleransi.
Menurut pengurus Pura Sweta Mahasuci Desa Balun, Ngarijo, kepada tribunjatim.com, Jumat (16/3) mengungkapkan, pembuatan ogoh-ogoh di desanya dipusatkan di pura desa setempat sejak beberapa bulan yang lalu, yaitu bulan Januari lalu.
"Dari delapan ogoh-ogoh, kata Ngarijo, 5 diantaranya pembuatannya dilakukan di pura desa sementara 4 diantaranya dibuat di rumah warga, " katanya.
Baca: Inilah Video yang Bikin Pesbuker Kena Tegur KPI, Netizen Sampai Heboh Lihat Reaksi Pacar Elly Sugigi
Yang pembuatannya di rumah warga, dibantu juga oleh saudara-saudara dari umat lain, yaitu Islam dan Kristen, sebagai bentuk toleransi antar umat dan antar saudara.
Selain itu, ada juga 1 ogoh-ogoh sumbangan dari para suporter pendukung kesebelasan kebanggaan warga Lamongan, Persela yang dikenal dengan sebutan LA Mania desa Balun.
"Pembuatan ogoh-ogoh tahun ini agak lama mengingat cuaca yabg kerap tidak mendukung," katanya.
Baca: Sempat Berubah, Penampilan Evelyn Mantan Istri Aming Bikin Heboh, Netizen Syok Berharap Foto Lama
Selain pembuatan ogoh-ogoh, sejumlah persiapan lain juga sudah dilakukan oleh pengurus Pura Sweta Mahasuci menjelang Hari Raya Nyepi kali ini.
Beberapa persiapan tersebut diantaranya seperti Melasti dan Tawur agung kesanga. Desa Balun sendiri dikenal sebagai desa Pancasila karena keragaman budaya dan agama yang ada di desa ini.(Surya/Hanif Manshuri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-lamongan-ogoh-ogoh-di-lamongan-jawa-timur_20180316_170016.jpg)