Pemuda Copet HP di Bus, Ketahuan dan Kabur Masuk Angkot, Akibatnya Begini

Anda yang kerap naik bus kota di Surabaya wajib hati-hatin. Ini jika tidak ingin menjadi korban pencopetan seperti yang dialami Toyamin.

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Fatkhul Alamy)
Pelaku Agus Imam menunjukan HP milik korban yang dicuri di bus kota surabaya 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anda yang kerap naik bus kota di Surabaya wajib hati-hatin. Ini jika tidak ingin menjadi korban pencopetan seperti yang dialami Toyamin.

Pemuda 20 tahun asal alamat Desa Gelang, Jember ini nyaris kehilangan hanphone (HP) saat naik bus kota di Kota Pahlawan.

Ceritanya, korban Toyamin bersama pamamnya naik bus kota dari terminal Bungurasih, 18 Maret 2018 sore.

Korban bersama pamanya duduk di sebelah sopir bus. Tanpa disadari HP diambil pelaku Agus Imam (47), warga Jl Dupak Masigit VI Surabaya.

"Korban dan pamannya turun di depan pasar Turi. Pelaku sendiri memgambil HP milik korban di atas bus," kata Iptu Rudi Sulistiawan, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Jumat (30/3/2018).

Baca: 51.000 Penumpang Padati Terminal Purabaya Surabaya

Menutut Rudi, pelaku mengambil HP saat korban tidak konsentrasi barang bawannya. Pelaku memmbuka resleting tas korban dan mengambil HP merek Evercross.

Korban tak sadar HP diambil pelaku dan akhirnya turun di depan Pasar Turi. Pelaku ternyata ikut turun bersama korban.

Tapi, aksi pelaku dilihat paman korban dan saat turun dilakukan penangkapan. Tapi pelaku lari dan kabur masuk ke angkutan kota (angkot).

Paman korban yang menrgejar pelaku jambret itu dan mengundang perhatian pengguna jalan dan membantu mengejar dan menangkap.

"Pelaku ditangkap di dalam angkot hendak kabur," jelas Rudi.

Baca: Identitas Pendaki yang Gantung diri di Puncak Lawu Terungkap

Adanya pelaku jambret tang ditangkap diketahui petugas Polsek Bubutan yang sedang patroli.

Pelaku akhirnya damankan dan dirlandang ke Mapolsek Bubutan guna dilakukan penyidikan.

Pelaku Agus mengaku jika terpaksa mencuri HP korban.

"Saya baru sekali mencopet ini. Saya butuh uang karena tak punya pekerjaan," aku Agus. (Surya/Fatkhul Alamy)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved