LBH Ansor Desak Polisi Hentikan Kasus Buduran

LBH Ansor Jawa Timur mendesak penyidik Polsek Buduran menghentikan kasus dugaan pemerasan warga Banjarsari, Kecamatan Buduran, Sidoarjo

Penulis: M Taufik | Editor: Yoni Iskandar
M Taufik/Surya
Para pengurus Ansor Sidoarjo saat bertemu Kasi Pidum Kejari Sidoarjo di Gedung Kejari Sidoarjo, Rabu (11/4/2018). 

Kasus ini bermula dari proyek pengurukan oleh PT Tiga Bersaudara di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran.

Ada beberapa desa berstatus terdampak dalam proyek itu, yakni Desa Banjarsari, Dukuh Tengah, Damarsi dan Sawohan.

Warga dan pengembang kemudian sepakat ada kompensasi. Untuk Banjarsari disepakati Rp 10 juta sebagai dana partisipasi kepemudaan. Ketika ditanyakan ke pengembang, katanya dana sudah diserahkan ke kepala desa.

Baca: Surabaya Terapkan Naik Bus Bayar Pakai Sampah, Warga Ramai-ramai Tukarkan Botol Plastik

Karena meminta ke Kades tidak direspon, kemudian Holi cs berusaha menghentikan truk yang melintas di sana. Dari situ, mereka diberi Rp 3 juta dan Rp 2 juta.

Selang beberapa hari, ditagih lagi ke kades, diberikan Rp 2 juta. Jadi total ada Rp 7 juta dana yang diterima untuk kegiatan kepemudaan.

Karena nominal tidak sama dengan apa yang disampaikan pengembang, mereka kembali menghentikan truk proyek yang melintas. Ketika itulah empat warga tersebut ditangkap polisi.(ufi)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved