Pilgub Jatim 2018
Angka Kematian Akibat Persalinan Tinggi, Khofifah Ajak Para Ibu Periksakan Kehamilannya Sejak Dini
Ketua Umum Muslimat ini mengungkapkan, setidaknya angka kematian ibu akibat persalinan cukup tinggi di Indonesia.
Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Alga W
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di Hari Kartini yang jatuh pada 21 april 2018, Khofifah mengajak para ibu muda agar bisa merefleksikan kembali makna Hari Kartini.
Selain emansipasi wanita, tentu ada kesinambungan dengan garis sejarah, yaitu tentang peristiwa meninggalnya RA Kartini.
Seperti yang diketahui, RA Kartini meninggal pada usia 25 tahun, setelah melahirkan putranya.
"Ia mengalami komplikasi persalinan yang berakibat meninggalnya RA Kartini," ulas Khofifah.
Selain RA Kartini, 10 Pahlawan Wanita Ini Kisahnya Juga Bisa Menginspirasi Generasi Milenial
Khofifah bercerita, pada tanggal yang sama di tahun 2000, saat dirinya menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan di era presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, ia mengundang tokoh-tokoh kementerian untuk memperingati Hari Kartini lewat gerak jalan aliansi pita putih.
"Saya sampaikan pada mereka bahwa aliansi pita putih adalah berbagai ikhtiar untuk mengenang setiap kematian seorang ibu yang meninggal karena komplikasi persalinan," ujar Khofifah.
Di Balik Gaya Glamornya, Kehidupan Selebgram Cantik Ini Menjijikkan, Utang Sampai Puluhan Juta
Ketua Umum Muslimat itu juga mengungkapkan, setidaknya angka kematian ibu akibat persalinan cukup tinggi di Indonesia.
Ia menambahkan, angka yang tinggi itu harus juga diambil keputusan untuk segera memberikan pelayanan kepada ibu hamil.
"3 - 4 kali pada kehamilan diperiksakan kembali ke dokter, hari ini harus kita jadikan muhasabah dan refleksi bersama, ingat bahwa seorang RA Kartini meninggal pada usia muda, 25 tahun, karena saat meninggal terjadi komplikasi persalinan dan akhirnya tidak tertolong," ajak Khofifah.
Biasa Tampil Cool, Foto Nicholas Saputra Dandan Wanita Ini Bikin Netter Syok, Mirip Andhika Pratama!
Ia juga mengimbau dan mengajak agar para ibu yang kategori masih di usia subur, agar memeriksakan ke dokter jika sudah mengetahui dirinya positif hamil.
"Pastikan seluruh proses persalinan bisa dilayani tenaga medis, proses-proses seperti itu harus kita ingatkan kembali di 21 April karena angka kematian ibu akibat persalinan cukup tinggi," tukasnya.
Endorse Minuman, Lucinta Luna Kelihatan Janggal, Netizen Soroti Bagian Kanan: Kok Goyang-goyang?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mengagumi-khofifah-indar-parawansa-agustyas-langsung-memeluk-dan-menangis_20180307_090641.jpg)