Kabur Saat Diajak ke TKP, Maling Motor di GOR Lembu Peteng Ini Ditembak Kakinya

Warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung ini ditembak kaki kirinya, karena berusaha kabur saat olah TKP

Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
david yohanes/surya
Rahman Ardiantoro (18) pencuri motor di GOR Lempu Peteng harus dipapah polisi berpakaian sipil, setelah kakinya ditembak. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Rahman Ardiantoro (18) terpincang-pincang usai mendapat perawatan di RS Bhayangkara Tulungagung.

Warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung  ini ditembak kaki kirinya, karena berusaha kabur saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Rahman adalah pelaku pencurian kendaraan bermotor yang baru saja ditangkap Unit Buser, Satreskrim Polres Tulungagung para Rabu (24/3/2018) malam.

Rahman mencuri motor Honda Beat di depan GOR Lembu Peteng, pada Sabtu (21/4/2018) malam.

Saat itu ada kegiatan ngopi bareng salah satu calon bupati Tulungagung.

Baca: Demokrat Pecat Kadernya yang Lecehkan Nabi Muhammad

“Minggu (22/4/2018) korban melapor ke Polres Tulungagung, karena motornya dicuri,” terang Kasubag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, Kamis (26/4/2018).

Pemilik motor adalah Rihfatul Ashad (28) warga Desa Wonorejo, Kecamatan Sumbergempol.

Saat itu Ashad memarkir motornya, Honda Beat AG 5884 RAN dan ditinggalkan untuk mengikuti acara ngopi bareng.

Saat hendak pulang, sekitar pukul 23.00 WIB, Ashad tidak mendapai motornya.

Polisi kemudian mencari informasi di lapangan.

Salah satu pentunjuk yang sangat berarti menyebut, ada seseorang mampir ke bengkel untuk memperbaiki kunci motor.

Berbekal keterangan itu, polisi melakukan pelacakan.

Baca: Begini Modus Produsen Miras Oplosan di Sidoarjo

“Dari pelacakan itu akhirnya mengarah para seseorang yang dicurigai, karena dia melakukan transaksi jual beli motor di warung kopi,” sambung Sumaji.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved