Breaking News

Diminta DPR Tingkatkan Deteksi Dini Bencana Alam, Ini Kata BMKG Juanda

Bambang Haryo, Anggota Komisi V DPR RI saat mengunjungi kantor BMKG Juanda di komplek perkantoran Bandar Udara Juanda pada Senin (7/5/2018).

Penulis: Manik Priyo Prabowo | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Tribun Jatim/Pipin Tri Anjani
Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Manik Priyo Prabowo

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah Juanda Surabaya harus lebih cepat mendeteksi dini bencana alam di Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bambang Haryo, Anggota Komisi V DPR RI saat mengunjungi kantor BMKG Juanda di komplek perkantoran Bandar Udara Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jatim pada Senin (7/5/2018).

“Sebagaimana mungkin deteksi dini bencana alam itu harus cepat sampai ke instansi terkait,” cetusnya.

“Dengan kecepatan penyampaian data tersebut maka akan ada peringatan dan masyarakat maupun pemerintah daerah bisa siaga lebih dini,” lanjut mantan Anggota DPR RI Komisi 6 ini.

(52 CJH Bangkalan Gagal Berangkat Haji, Mayoritas Karena Alasan ini)

Bambang memaparkan, Jawa Timur paling banyak mengalami bencana banjir, angin puting beliung dan kekeringan.

Melalui deteksi dini ini, diharapkan korban bencana alam bisa diminimalisir.

Selain itu, sejauh ini pemerintah lebih konsen pencegahan bencana dengan pelatihan siaga bencana.

“Kalau sinergeritas antara pelatihan dan deteksi dini bencana terjaga, pasti korban akan bisa diminimalisir,” tandas politisi partai Gerindra ini.

“Termasuk kalau memang alat sudah usang ya harus diganti yang baru dan lebih canggih,” tegasnya.

(Bantuan Alat Pertanian Tak Dioptimalkan, Menteri Pertanian Beri Ancaman Keras ini)

Nurhuda, Kepala BMKG Juanda menyebutkan sejauh ini BMKG sudah bisa mendeteksi dini prediksi alam maupun bencana.

Hanya saja, peringatan dari BMKG tersebut terkadang berhenti di jalan meski BMKG sudah melayangkan surat tertulis maupun peringatan secara lisan.

“Banjir bisa dideteksi dari prediksi intensitas hujan, angin bisa dideteksi dari pergerakan awan, dan kekeringan bisa dideteksi dari pergerakan angin,” sahutnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved