Inilah Peranan Masing-Masing Penipu yang Berani Catut Nama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto telah membekuk empat pelaku penipuan yang mencatut namanya.
Penulis: Pradhitya Fauzi | Editor: Edwin Fajerial
Bahkan, calon korban dan korbannya berasal dari beberapa kota di Indonesia.
Selain itu, Alimuddin juga sebagai otak dari aksi penipuan itu.
Beralih ke pelaku bernama Haswin.
Haswin berperan untuk menyiapkan sejumlah kartu telepon seluler.
Sejumlah kartu seluler itu sengaja dibeli Haswin untuk melancarkan aksi penipuan.
Tak hanya itu, Haswin juga menyiapkan beragam keperluan logistik untuk melancarkan aksinya.
Selain Haswin dan Alimuddin, pelaku bernama Chandra berperan yang hampir serupa dengan Haswin, yakni menyiapkan kartu telepon seluler beserta smartphonenya yang hendak digunakan untuk menipu.
Yang terakhir adalah pelaku bernama Muchtar.
Ternyata Muchtar diketahui memiliki peran sebagai bendahara.
Muchtar bertugas menampung sejumlah uang yang diperoleh dari hasil penipuan.
Lalu, sejumlah uang ditransfer oleh korbannya menggunakan kartu ATM milik orang lain yang di belinya dari para sindikat penjualan ATM.
Selanjutnya, Muchtar mengambil sejumlah uang hasil penipuan itu secara tunai.
Bahkan, uang itu ditransfer kembali kepada Alimuddin setelah dipotong sekitar 20 persen.
Usut punya usut, selama ini selain bekerjasama dengan Alimuddin, Muchtar ini juga bekerja sama dengan sejumlah penipu lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kapolres-tanjung-perak-pelabuhan_20180507_231005.jpg)