Tabung Gas Meledak, Jenazah Didik Pemilik Rumah Belum Dievakuasi
Mayat Didik, korban ledakan mesin uap pembuat tahu di Desa Temas, Jalan Wukir, RT 1 RW 5,Batu, malang belum dievakuasi
Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, BATU - Mayat Didik, korban ledakan mesin uap pembuat tahu di Desa Temas, Jalan Wukir, RT 1 RW 5,Batu, malang belum dievakuasi, Jumat (18/5/2018).
Polisi masih melakukan olah TKP hingga pukul 11.22 wib.
Seperti diberitakan sebelumnya, Didik pemilik rumah dikabarkan meninggal di lokasi akibat ledakan itu sekitar pukul 10.00 wib.
Aditya (18) warga sekitar mengatakan mendengar suara ledakan yang cukup besar sekitar pukul 10.00 wib.
Baca: BREAKING NEWS - Tabung Elpiji Meledak di Tempat Pembuatan Tahu Kota Batu Malang
"Saya saat itu sedang tidur," kata Adit, Jumat (18/5/2018).
Ia juga mengatakan merasakan getaran akibat ledakan. Rumah Adit dari titik ledakan berjarak sekitar 200 meter.
"Saya lalu ke lokasi dan melihat rumau sudah hancur," paparnya.
Adit mendengar kabar ada empat korban secara keseluruhan. Satu korban meninggal dunia atas nama Didik.
Baca: Jadi tersangka, Kepsek yang Sebut Bom di Surabaya Hanya Rekayasa Kini Diberhentikan Sementara
Polisi sudah berada di lokasi dan memasang garis polisi. Sementara warga terlihata banyak berkerumun di sekitar lokasi.
Sedangkan saksi lainnya, Jinurung mengatakan ada lima orang korban. Mereka adalah Intan, Erina, Zahra, Enik dan Didik. Sejauh ini hanya Didik yang sudah dipastikan meninggal.
"Ada lima korbannya. Ledakannya besar dan ada getaran," ujar Jinurung. (Benni Indo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-batu-tabung-di-pabrik-tahu-kota-batu-malang-meledak_20180518_110337.jpg)