Kronologi Tewasnya Razan Najjar, Paramedis yang Ditembak Tentara Israel Saat Menolong Demonstran
"Menjadi tenaga medis bukan hanya pekerjaan untuk seorang pria, tetapi untuk wanita juga," ungkap Razan Najjar.
Inilah adegan dimana Najjar berlari dengan mantel putihnya untuk menolong seorang pria tua yang telah dipukuli di bagian kepala.
Baca: Sebelum Dibunuh Pendeta Henderson di Kamar Mandi Gereja, Korban Rosalia Diduga Sedang Hamil Muda

Baca: 6 Fakta di Balik Sosok Pendeta Henderson Pembunuh Mahasiswi, Rajin Ibadah hingga Sayang Mertua
Najjar merupakan penduduk Khuzza, sebuah desa pertanian yang terletak di dekat perbatasan dengan Israel.
"Kami memiliki satu tujuan, untuk menyelamatkan nyawa dan mengevakuasi orang. Dan mengirim pesan ke dunia: Tanpa senjata, kita bisa melakukan apa saja," ujar ayah Najjar.
Pernyataan tersebut dikatakan oleh Najjar kepada ayahnya sebelum dia meninggal dunia.
Baca: Driver Ojek Online Tiba-tiba Disuruh Masuk Kamar Kos Cewek Saat Antar Makanan, Ternyata Lakukan Ini!
Saat peristiwa penembakan itu terjadi, Najjar berada 100 meter dari pagar dan sedang membalut pria yang terkena tabung gas air mata.
Pria tersebut kemudian dibawa dengan ambulans.
Tiba-tiba saja suara tembakan terdengar dan Najjar jatuh ke tanah.
Najjar tiba di rumah sakit dengan kondisi yang sangat serius.
Dia meninggal dunia di ruang operasi.
Baca: Kisah Cinta Putri Margaret, Adik Ratu Elizabeth yang Pernah Terjerat Asmara dengan Pria Beristri
Artikel ini telah tayang di Serambi Indonesia dengan judul Kronologi Tewasnya Razan Najjar, Paramedis Cantik Yang Tertembak Tentara Israel.