Pilgub Jatim 2018
Khofifah Sahur Soto Ayam Bareng Pedagang Pasar Larangan Sidoarjo
Dini hari ini, Minggu (10/6/2018), Khofifah Indar Parawansa sahur bersama para pedagang Pasar Larangan Kabupaten Sidoarjo.
Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Momen sahur di bulan Ramadan dimanfaatkan calon gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa untuk lebih dekat dengat masyarakat lewat kegiatan sahur on the road.
Dini hari ini, Minggu (10/6/2018), Khofifah Indar Parawansa sahur bersama para pedagang Pasar Larangan Kabupaten Sidoarjo.
Khofifah memilih singgah di warung pedagang soto ayam di dalam Pasar Larangan dan bersantap sahur bersama pedagang, pengunjung pasar, dan juga anak jalanan di kawasam Pasar Larangan.
"Saya ini tadi sudah keliling kemana-mana, baru selesai rapat, pulang sebentar lalu berangkat ke Pasar Larangan ini," kata Khofifah.
Baca: Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Anggota TNI Dikeroyok dan Ditikam hingga Tewas di Tempat Biliar
Sembari besantap sahur, Khofifah juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pengunjung maupun pedagang yang ada di Pasar Larangan.
Meski tengah santap sahur, ia tetap melayani warga yang ingin berswa foto bersama Khofifah. Ucapan-ucapan doa pun tak sekali diterima Khofifah, yang berharap cagub pasangan Emil Elestianto Dardak ini bisa sukses di Pilgub Jawa Timur.
"Ayo yang belum sahur, monggo sahur, jangan sampai terlewat," kata Khofifah.
Dikatakan Khofifah ritme kampanye di bulan Ramadan memang cenderung berbeda. Ia lebih banyak mengupayakan waktu turun ke masyarakat saat sahur atau berbuka.
Baca: PSM Makassar Vs Persebaya Surabaya, Alfredo Vera Sesalkan Cedera Irfan Jaya yang Kendurkan Bajul Ijo
"Kalau sahurpun kita cari yang dekat dengan pasar. Sehingga selepas sahur bisa dilanjutkan dengan bersapa bersama pedagang dan pengunjung pasar," ucap Khofifah.
Mantan Menteri Sosial ini menyebut, pasar tak pernah luput dari agenda kampanyenya. Ini lantaran setiap di pasar Khofifah mendapatkan banyak semangat dan doa.
Menurut Khofifah doa yang disampaikan, harapan yang diuataran mereka aaat di pasar begitu tulus dan natural. Sehingga selalu membuat suntikan semangat untuk Khofifah.
Lebih lanjut, dikatakan Khofifah, dua pekan jelang coblosan memang dimanfaatkan untuk banyak menyapa masyarakat sebanyak-banyaknya.
"Kami tidak hanya menyisir tapi menyeser semua potensial voters. Kami dan tim tidak ingin ada satupun potensial voters yang terlewat," kata Khofifah.
Usai sahur, Khofifah juga menyempatkan diri blusukan ke dalam Pasar Larangan. Selain menyapa pedagang, ia juga memborong sejumlah bahan belanjaan seperti buah dan sayuran.
Baca: Kabur ke Banyuwangi, Pelaku Pembunuhan Tamu di Apartemen Educity Dihadiahi Timah Panas
Untuk pasar tradisional sendiri, Khofifah memiliki program tersendiri. Ia ingin membenahi infrastruktur pasar tradisional agar masyarakat nyaman. Dan ke depan bisa digerakkan belanja di asar tradisional.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/khofifah-nguleg-rujak-di-pasar-malam-surabaya_20180608_111443.jpg)