Pilgub Jatim 2018

Emil Dardak Dialog Bareng Pemuda di Kediri, Kenalkan Konsep Communal Branding, Apa Itu?

Emil menghadiri acara dialog Pemuda di Rumah makan Waru Gunung (Wagu), Kediri, Minggu (10/6/2018).

Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Edwin Fajerial
ISTIMEWA
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat diskusi di Waru Gunung (Wagu) Kediri, Minggu (10/6/2018) bersama para pemuda 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak ungkap bahwa pemerintah harus bisa hadir untuk berikan akses dan peluang bagi masyarakat, khususnya untuk pemuda. 

Hal ini dikatakannya saat menghadiri acara dialog Pemuda di Rumah makan Waru Gunung (Wagu), Kediri, Minggu (10/6/2018).

Diantaranya adalah Millenial Job Center untuk peluang kerja para pemuda, selain itu dalam dialog tersebut, Emil Dardak juga memperkenalkan konsep Communal Branding.

Konsep tersebut adalah dengan membuat standar kualitas, dari produk bersama masyarakat, menggunakan satu merek yang akan meningkatkan daya jual.

"Dengan memenuhi standar kualitas, masyarakat dapat membuat produk bersama yang difasilitasi pemerintah," tutur Bupati Trenggalek nonaktif tersebut.

Sebagai bupati Trenggalek, ia menceritakan mengenai communal branding yang sudah ia terapkan di Trenggalek, melalui merek dagang batik "Teranggalih".

Dialog Bareng Pemuda Kediri, Emil Dardak Jelaskan Pemuda Perlu Jadi Profesional Freelance )

Merek tersebut bahkan sudah menembus pasar di satu plaza yang ada di Jakarta, yang sejajar dengan batik bermerek terkenal lainnya.

Menanggapi pertanyaan banyaknya dukungan kalangan millennial kepadanya, Emil menjelaskan sebetulnya generasi millenial yang mendukungnya bukan hanya asal memilih saja. 

"Mereka mau otomatis memberikan dukungan pastinya mereka melihat dulu ada embel-embel apa. Apakah ini karena prestasi ataukah mengenai hal yang lain," ungkap Emil.

Tentunya kaum muda ini, lanjut Emil, akan menjadi sangat kritis melihat rekam jejak atau apa yang kita tawarkan.

Dia lalu bercerita jika banyak kampanye hitam soal millennial job center yang merupakan gagasannya.

Menurutnya, banyak yang berkampanye hitam jika gagasan itu telah diterapkan di Trenggalek saat dia menjadi Bupati, hanya saja gagal.

Lakukan Konsolidasi di Kediri, Emil Dardak: Berjuang Bersama Memajukan Kawasan Mataraman )

"Ini salah alamat, karena ide itu segar dan baru," katanya.

Hal seperti ini mereka juga tahu, namun mereka tidak segampang itu percaya dan menggali lebih dalam terkait hal ini, tegasnya," imbuh Emil

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved