Lima Kali Rampas Ponsel Pengendara di Jl Tunjungan Surabaya, Pelakunya Ternyata Bocah Belia ini

Bocah belia ini ternyata pelaku perampasan ponsel di Jl Tunjungan Surabaya yang selama ini resahkan pengendara.

Tayang:
Penulis: Fatkhul Alamy | Editor: Mujib Anwar
SURYA/FATKHUL ALAMY
Kapolsek Genteng Surabaya, Kompol Ari Trestiawan (kiri) menunjukan pelaku perampasan ponsel yang biasa beraksi di di Jl Tunjungan, Selasa (24/7/2018). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Warga Surabaya wajib ekstra hati-hati saat berada di sepanjang Jl Tunjungan. Kendati jalanan tersebut ramai dan kerap dijadikan lokasi pengambilan foto bagi muda mudi, tapi Jl Tunjungan tak lepas dari aksi tindak pelaku kejahatan jalanan.

Fakta terbaru, Jl Tunjungan bahkan sering dijadikan aksi bandit jalanan muda, Ari Bagas Saputra. Bocah 18 tahun asal Jl Demak Jaya Surabaya itu tercatat sudah lima kali menjabret dan beraksi di Jl Tunjungan.

Terakhir, pelaku Ari merampas ponsel milik Imam (26),  warga asal Driyorejo, Senin (23/7/2018) pukul 02.00 WIB.

Mahasiswi PENS Surabaya yang Diantarkan Koma Usai Dijambret, Begini Pengakuan Driver Ojek Online

Saat beraksi, Ari naik motor Yamaha Mio GT L 5244 YW. Modusnya, dia menabrak motor korban lantas merampas ponsel. Tapi, aksi keenam tersebut kepergok Tim Anti Bandit Polsek Genteng yang sedang paroli dan meringkus pelaku

"Kami amankan pelaku dan motor sarananya. Ponsel milik korban juga kami amankan sebagai barang buki,” ujar Kapolsek Genteng, Kompol Ari Trestiawan, Selasa (24/7/2018).

Aksi Ari Bagas ternyata bukan kali pertama. Dia sedikitnyas uah lima kali melakukan kejahatan jalanan di Jl Tunjungan. Pelaku juga merupakan residivis dan pernah ditangkap Polrestabes Surabaya, pada 2017.

Pulang Kerja Malam Hari Naik Motor, Gadis di Jember ini Jadi Korban Begal Pelecehan Seksual

"Kami masih melakukan pengembangkan, siapa tahu ada lokasi lain yang dilakuakn," jelas Ari.

Ari Bagas di hadapan petugas mengaku, dirnya melakukan penjabretan lantaran tak memiliki pekerjaan. Padahal dirinya butuh uang untuk hidup.

“Mengambil HP, setelah itu HP dijual dan uang dipakai kebutuhan,” tutur Ari Bagas ketika ditanya petugas Unit Reskrim Polsek Genteng. (Surya/Fatkhul Alamy)

Buntut Live Facebook di Ruang Karaoke, Polisi Gelar Razia Besar-besaran di Kota 1000 Cafe

Pulang Sekolah dan Minta Dibelikan Snack Ibunya, Siswa TK di Gresik Diculik Pengendara Motor

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved