Tak Hanya Kimono, 5 Pakaian Tradisional Jepang Ini Juga Masih Dipakai di Era Millennials
Selain bunga sakura, salah satu ciri khas budaya Jepang adalah Kimono yang dikenal sebagai baju tradisional Jepang.
TRIBUNJATIM.COM - Selain bunga sakura, salah satu ciri khas budaya Jepang adalah Kimono yang dikenal sebagai baju tradisional Jepang.
Secara harafiah, Kimono berarti baju atau sesuatu yang dikenakan.
Dulunya, Kimono menjadi pakaian yang dikenakan sehari-hari dan hampir ditinggalkan seiring berjalannya waktu.
• Dijenguk Uya Kuya, Begini Kondisi Reza Bukan Setelah Sebulan Mendekam di Penjara karena Narkoba
Namun, pada abad ke-19, Kimono mulai dihidupkan kembali untuk dikenakan pada saat upacara ataupun festival atau kegiatan kebudayaan lainnya.
Selain Kimono, ada beberapa pakaian tradisional dari Jepang lainnya yang masih dipakai sampai saat ini.
1. Hakama
Hakama merupakan pakaian tradisional untuk pria.
Namun, di era modern ini Hakama juga mulai dikenakan oleh para wanita.
Hakama dikenakan untuk seni bela diri atau pakaian formal.
• Jepang hingga Norwegia,10 Negara Ini Masuk Daftar Pemilik Internet Tercepat, Indonesia Ada Gak?
2. Yukata
Sekilas, Yukata memang terlihat mirip dengan Kimono namun keduanya tetap memiliki perbedaan.
Gaya dari pemakaian Kimono merepresentasikan status sosial seseorang.
Berbeda dengan Yukata yang memang biasanya digunakan pada musim panas.
Dikutip Grid.ID dari Kompas.com, pada zaman dahulu Yukata digunakan para perempuan sebagai pakaian saat hendak mandi.
Biasanya, Kimono dipasangkan dengan alas kaki yang disebut zori.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kimono_20180802_183700.jpg)