Universitas Brawijaya Berharap Juara Pimnas di Yogjakarta
Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS berharap tim mahasiswa UB yang melaju di Pimnas ke 31 di Yogjakarta
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS berharap tim mahasiswa UB yang melaju di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke 31 di Yogjakarta bisa menjadi juara umum ke tujuh kali.
Ini untuk mengobati kesedihan karena turunnya peringkat UB versi kemenristekdikti.
"UB mendapat kesedihan karena peringkatnya turun ke 12 dari 8. Semoga dengan menjadi juara umum lagi, maka bisa jadi obat," ujar Nuhfil saat memberi sambutan saat melepas tim pimnas UB ke Masjid Fatahillah gedung rektorat UB, Minggu (26/8/2018).
Kemenristekdikti mengumumkan peringkat perguruan tinggi pada 17 Agustus 2018 lalu. Sementara itu, tim pimnas UB terbesar dari perguruan tinggi lain yang akan berlaga di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 29 Agustus-2 September 2018. UB meloloskan 25 tim.
• Puluhan Massa Cari Ahmad Dhani di Hotel Elmi Surabaya
Rektor meminta tim terus berlatih dan berdoa. Ia juga meminta Wakil Rektor III dan para Wakil Dekan III melakukan pendampingan pada kontingen.
"Tetap waspada dan jangan takabur," pesannya. Tim akan berangkat pada Senin malam dengan delapan bus.
Sementara sebelum pelepasan juga dilakukan doa bersama dengan anak-anak dari panti asuhan dan diakhiri dengan pemberian santunan.
Sedang saat tim berlaga di Jogja, maka bentuk support lain adalah ada acara khataman Al Quran. Tujuannya adalah memberikan doa buat tim UB agar bisa juara di pimnas.
Sementara Losendra Primanas Yanando, mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik UB menyatakan senang bisa lolos ke pimnas.
"Persaingannya kelihatan ketat. Apalagi di sana ada UNY dan UGM. Seperti masuk ke kandang macam. Tapi Malang kan punya singo edan, hehheeh," komentarnya.
• Ribuan Masyarakat Kota Kediri Saksikan Kediri Nite Carnival
Yang jelas, tambahnya, semua persiapan sudah dimantapkan dari UB dan ia bersama timnya.
"Tim kami melakukan penelitian eksakta tentang pemanfaatan pasir laut untuk mengatasi tumpahan minyak," jelas Losendra kepada suryamalang.com.
• Cerita Pebulutangkis Indonesia, Anthony Ginting yang Pulih Berkat Minyak Urut Khas Karo dari Ibu
Minyak tumpah di laut sejauh ini tidak ada penangannya. Namun jika memakai pasir laut dimana didalamnya mengandung silika yang bisa mengabsorbsinya, maka bisa dilakukan recovery.
"Apalagi jika saat ini kerap dilakukan penenggalaman kapal ikan ilegal yang didalamnya pasti ada bahan minyaknya," ujar Losendra. Sylvianita Widyawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/berita-malang-peserta-pimnas-universitas-brawijaya-malang_20180826_143218.jpg)