pilpres 2019
Gusdurian Jatim Optimis Penggunaan Isu Sara di Pilpres 2019 Bisa Diredam
Euforia Pilpres 2019 terasa makin panas meski Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo - Sandiaga Uno belum resmi ditetapkan sebagai paslon.
Penulis: Aqwamit Torik | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aqwamit Torik
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Euforia Pilpres 2019 terasa makin panas meski Jokowi - Maruf Amin dan Prabowo - Sandiaga Uno belum resmi ditetapkan sebagai paslon.
Aksi saling dukung dan sindir juga tampaknya semakin deras, termasuk juga di Media sosial.
Berbagai topik mulai perbandingan kinerja prilaku hingga isu SARA meramaikan dunia maya tanah air.
Menanggapi keadaan tersebut, A'ak Abdullah Al-Kudus selaku Presidium Jaringan Gusdurian Jawa Timur, mengaku optimis melihat Pilpres 2019 ini bisa menjadi pesta yang damai dan terbebas dari isu Sara.
(Pendaftaran CPNS Dibuka, Jumlah Pemohon SKCK di Kota Blitar Meningkat)
Selain itu, Gusdurian juga berjanji akan ikut meredam penggunaan isu Sara yang berpotensi memecah belah bangsa.
"Kalau optimis sih kita iya, di tingkatan Gusdurian kami berusaha sekuat tenaga untuk meredam penggunaan isu Sara untuk kepentingan Pilpres, dan kami optimis minimal di kalangan kami," jelas A'ak Abdullah pada TribunJatim.com, Rabu (19/9/2018).
Namun, A'ak masih belum berani menjamin seberapa optimal usaha untuk menekan isu tersebut.
"Seberapa kuat kami bisa menekan, itu yang juga kami tidak bisa mengukur, tapi setidaknya melihat dari konstelasi politik yang ada hari ini kami optimis bahwa tingkat isunya lebih rendah," pungkas A'ak.
(Kasus Pemotongan Dana Jaspel di Puskemas Porong, Pungli yang Dibuat Seolah-olah Resmi)
(Tumbangkan Juara Dunia 2017, Ahsan/Hendra Dapatkan Tiket 16 Besar China Open 2018)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/aak-abdullah-al-kudus-presidium-jaringan-gusdurian-jawa-timur_20180919_160441.jpg)